Breaking News:

Harga Telur

KPPU Curiga saat Harga Telur Melonjak, Tapi Stok Melimpah

Harga telur ayam di Sumut mendadak naik. Padahal stok telur dianggap masih aman hingga picu kecurigaan KPPU

TRIBUN MEDAN/ANGEL AGINTA SEMBIRING
Suasana PT Sumber Pangan Nusantara Indonesia, di Jalan Irian Barat, Komplek Gudang Cemara, Kota Medan, saat KPPU Medan melakukan sidak, pada Jumat (26/8/2022) /Angel Aginta/Tribun-Medan 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN - Saat ini harga telur ayam di Sumut melonjak signifikan beberapa hari terakhir. 

Adapun harga telur hari ini sudah berada di kisaran Rp 30 ribu.

Naiknya harga telur ayam itu disebut karena tingginya harga pakan, terutama kedelai dan jagung.

Menanggapi hal itu, Kepala Kanwil I KPPU Medan, Ridho Pamungkas melakukan sidak ke PT Sumber Pangan Nusantara Indonesia, di Jalan Irian Barat, Komplek Gudang Cemara, Kota Medan. 

Baca juga: Harga Telur Ayam Melonjak Naik, Pedagang Mengaku Resah, Harap Harga Komoditas Pangan Segera Turun

Ia mengatakan untuk Kota Medan sendiri membutuhkan sebanyak 2.500 telur per harinya.

Namun begitu, menurut informasi yang diterima, adapun supply telur di Kota Medan sebanyak 9.000 butir. 

Oleh karena itu, kenaikan harga tersebut di pasar menjadi kecurigaan bagi Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU). 

Dikatakan Ridho, kecurigaan tersebut disebabkan oleh kondisi stok telur ayam yang stabil namun harganya yang melonjak. 

Baca juga: Resep Udang Goreng Telur Asin, Menu Makan Malam yang Ditunggu Keluarga

"Kalau saya cek dari PIHPS akhir Juni masuk ke Juli harganya menurun per kilogram dan kemudian stabil. Namun di akhir Agustus ini harganya naik, sementara tidak ada kejadian khusus, " ujar Ridho, Jumat (26/8/2022). 

Lanjutnya, hal mencurigakan lainnya juga melihat permintaan telur pasca pandemi Covid-19 stabil.

Saat dilakukan sidak, tidak ada permintaan dari luar daerah. 

Baca juga: Narkoba Polres Tebingtinggi Amankan Asun Karena Simpan Sabu di Bawah Telur

Namun begitu, Ridho mengatakan pihaknya akan melihat apakah penjualan di luar daerah ada kenaikan harga untuk bansos. 

Maka apabila kejadiannya adalah untuk bansos, pihaknya tidak bisa membuktikan juga dan terus masih akan didalami. 

"Rencana hari Senin nanti Direktur perusahaan tersebut akan menjelaskan secara lebih rinci termasuk permintaan data dan akan kita cek ke lapangan, " tutupnya. (cr9/Tribun-Medan.com) 

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved