Bupati Labusel Ngamuk
AROGAN, Bupati Labusel Mengamuk, Mengumpat Katai Warganya Monyet
Bupati Labusel, Edimin mengamuk sambil mencak-mencak usir warganya. Edimin mengumpat katai warganya monyet
Surat imbauan itu tertuang dengan nomor 541/718/Ekon/2022 yang berlaku sejak Kamis (17/3/2022) lalu.
Menurut informasi, terbitnya imbauan ini ditengarai untuk meningkatkan persentase penyaluran vaksin kepada masyarakat di sana.
Edimin pun berencana melakukan evaluasi kepada pangakalan gas yang tidak menjalankan surat imbuan tersebut.
Baca juga: Pria yang Berseteru dengan Anak Bupati Labusel Ungkap Sempat Diteror Sebelum Mobilnya Dibakar
"Dalam rangka mensukseskkan vaksinasi Covid-19 bagi seluruh warga negara Republik Indonesia, khususnya di Kabupaten Labuhanbatu Selatan," tulis Bupati Labusel Edimin dalam petikan surat yang dilihat Tribun-medan.com, Senin (21/3/2022).
Dalam suratnya, Bupati yang anaknya dilaporkan dalam kasus pelanggaran UU ITE ini mengimbau agar seluruh masyarakat mengikuti program vaksinasi oleh pemerintah.
"Dengan ini diimbau kepada seluruh warga masyarakat Kabupaten Labuhanbatu Selatan untuk mengikuti program pemerintah vaksinasi Covid-19," tulis surat itu.
Baca juga: Pembakar Mobil Pria yang Berseteru dengan Anak Bupati Labusel Masih Bebas Berkeliaran
Edimin lantas meminta agar masyarakat menunjukan kartu atau sertifikat vaksin saat membeli elpiji bersubsidi.
Dan bagi masyarakat yang tidak dapat menunjukan kartu vaksin, Edimin lantas meminta pangkalan gas elpiji menunda penjualan gas
"Bagi warga yang tidak dapat menunjukkan kartu/serfikat vaksin Covid-19 pada saat jual beli LPG bersubsidi 3 Kg, dihimbau kepada seluruh pangkalan LPG yang ada di Kabupaten Labuhanbatu Selatan, agar menunda penjualan LPG 3 Kg kepada yang bersangkutan sampai dengan yang bersangkutan dapat menunjukkan kartu/sertifikat vaksinnya," tutup Edimin dalam suratnya.
Anak perempuannya tersandung UU ITE
Anak perempuan Bupatoi Labusel bernama Nia Lim sempat tersandung kasus UU ITE.
Saat itu, Nia Lim dilaporkan oleh Andi Syaputra Nasution.
Andi Syahputra Nasution tidak terima dikatai bencong.
Bahkan, setelah dia melaporkan kasus ini ke polisi, tiba-tiba saja Andi mendapatkan teror dari orang tidak dikenal.
Mobil miliknya dilempar bom molotov dan terbakar.
Pada Selasa, 5 April 2022 lalu, Andi sempat mendatangi Polda Sumut bersama dua anak dan istrinya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Bupati-Labusel-mengamuk-katai-warganya-monyet.jpg)