Bupati Labusel Ngamuk
AROGAN, Bupati Labusel Mengamuk, Mengumpat Katai Warganya Monyet
Bupati Labusel, Edimin mengamuk sambil mencak-mencak usir warganya. Edimin mengumpat katai warganya monyet
Ia mendesak agar laporannya terhadap Nia Lim diproses.
"Kedatangan kami ini meminta Dit Reskrimsus Polda Sumut, minimal keluar menanggapi apa yang ingin kami sampaikan hari ini, dan kalau bisa kami minta kepada bapak Kapolda Sumut untuk juga hadir," kata Andi kepada Tribun Medan, Selasa (5/4/2022).
Andi menuturkan bahwa, kasusnya tersebut saat ini telah bergulir selama empat bulan lamanya, tetapi belum juga ada tindakan dari pihak kepolisian.
Bahkan, pada tanggal 31 Maret 2022 yang lalu dirinya telah mendapatkan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP), yang memberitahukan pihak Dit Reskrimsus Polda Sumut akan berkoordinasi dengan Mabes Polri.
"Saya mendapat kan SP2HP yang menjelaskan tentang laporan saya, pihak penyidik Polda Sumut akan melakukan koordinasi bersama Dittipidsiber Bareskrim Polri," sebutnya.
"Ini menjadi pertanyaan besar bagi kami, karena laporan kami ini mengapa bisa sampai ke Mabes Polri apa alasan Polda Sumut harus berkoordinasi dengan Mabes Polri tekait laporan saya ini," tambahnya.
Andi mengaku merasa kecewa dengan pihak kepolisian.
Ditambah lagi kasus mobil nya yang dibakar oleh orang tidak dikenal juga belum menemukan titik terang hingga saat ini.
"Kekecewaan sangat, makanya saya bawa anak dan istri saya ke Polda Sumut. Mobil saya dibakar apakah ada kaitannya sama laporan saya terhadap putri bupati Labusel saya tidak tau," ujarnya.
Ia pun berharap agar pihak kepolisian bisa segera menyelesaikan permasalahannya ini dan menangkap pemilik akun Facebook bernama Nia Lim yang merupakan putri dari Bupati Labusel itu.
"Penyidik Polda selalu mengulur-ulur untuk penetapan tersangka terhadap putri Bupati Labusel, kami anggap itu menjadi momok bagi kami. Kami merasa tidak nyaman tinggal di Labusel, kami merasa diteror," tuturnya.
Amatan tribun-medan, Andi bersama dengan keluarganya membentang dua spanduk di depan pintu masuk Polda Sumut.
Dalam spanduk tersebut tertulis 'Keadilan Bagi Seluruh Rakyat Indonesia... BOHONG, Keadilan Bagi Para Penguasa dan Memberi Jasa, Jangan Berharap Keadilan Apalagi Kau Tak Memberi Imbalan'
Satu spanduk lagi adalah foto kejadian kebakaran mobilnya yang terjadi pada 27 Febuari 2022 silam.
Sebelumnya, berkaitan dengan masalah ini, anak Bupati Labusel berinisial SL mengunggah kalimat sindiran terhadap Andi Syahputra Nasution.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Bupati-Labusel-mengamuk-katai-warganya-monyet.jpg)