Update Kasus Pembunuhan Brigadir J
TERUNGKAP Aib Besar Ferdy Sambo, Dibongkar Bharada E saat Bertemu Kapolri Jenderal Listyo Sigit
Terungkap permintaan Richard Eliezer alias Bharada E kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
TRIBUN-MEDAN.com - Bharada E bongkar soal Ferdy Sambo ke Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Terungkap permintaan Richard Eliezer alias Bharada E kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Permintaan tersebut berdampak positif dalam pengusutan kasus kematian Brigadir J atau Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat.
Pengakuan yang disampaikan Bharada E terkait kebenaran kematian Brigadir J.
Baca juga: PENGAKUAN Bripka Ricky Rizal tak Tahu Putri Dilecehkan, Tapi Ferdy Sambo Emosi Sasar Brigadir J
Kematian Brigadir J tersebut sempat berusaha dijadikan 'aib' oleh Ferdy Sambo dengan membuat skenario memutarbalikan fakta sebenarnya.
Diketahui, awalnya kematian Brigadir J karena aksi baku tembak dengan Bharada E.
Namun setelah pihak Bareskrim Polri melakukan penyidikan kasus, ternyata sebuah aksi pembunuhan yang diotaki Irjen Ferdy Sambo, mantan Kadiv Propam Polri.
Bahkan setelah Brigadir J dibunuh, Irjen Ferdy Sambo membuat skenario kematian sang ajudan (Brigadir J).
Baca juga: MASIH INGAT Paramitha Rusady Artis Cantik Terkenal di Era 80-an. Kini Hidupnya Berubah Drastis
Baca juga: Cerai dari Bule Iran, Artis Cantik Nikah Sama Perwira Polisi, Kini Suami Malah Dipecat dari Polri
Bharada E yang sempat dipanggil dan diperiksa oleh Kapolri Listyo bersama Timsus meminta agar dirinya tak dipecat dari institusi Polri
dan akan menjelaskan fakta sebenarnya terkait penembakan di Duren Tiga, tepatnya di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo pada 8 Juli lalu.
Baca juga: Nasib Polwan AKP Dyah, Anak Buah Ferdy Sambo, Disidang 6 Jam, Dihukum Bikin Permintaan Maaf
Hal itu dikatakan Bharada E ketika ia bertemu langsung dengan Kapolri dan Timsus.
Baca juga: Diungkap Irma Hutabarat Pertemuan Rahasia 3 Kapolda Pada 29 Juli Diduga Bantu Skenario Ferdy Sambo
Dilansir dari Kompas.com, Jenderal Listyo mengungkapkan bahwa Richard Eliezer atau Bharada E mengubah keterangan kepada Tim Khusus (Timsus) yang menangani kasus dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir J.
Hal itu dilakukan setelah Bharada E ditetapkan sebagai tersangka kasus pembunuhan Brigadir J yang terjadi di rumah dinas mantan Kepala Divisi Pengamanan dan Profesi (Kadiv Propam) Irjen Ferdy Sambo.
"Saat itu Richard saya panggil. Di hadapan Timsus, dia menjelaskan bahwa dia mau mengubah keterangannya," ujar Listyo Sigit dalam program Satu Meja di Kompas TV, Rabu (7/9/2022) malam.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Bharada-E-Dipanggil-Kapolri-Buka-Aib-Ferdy-Sambo.jpg)