Breaking News:

TRIBUNWIKI

DERETAN Prosesi Pernikahan Adat Batak Berserta Tatacaranya

Pada masa sekarang, perkawinan Adat Batak diadakan peneguhan pemberkatan perkawinan di Gereja sebagai pengesahan perkawinan.

Penulis: Rizky Aisyah | Editor: Ayu Prasandi
HO
Ilustrasi Pernikahan Adat Batak Karo 

TRIBUN-MEDAN.com.MEDAN- Perkawinan Adat Batak disebut dengan horja paunjuk anak atau horja marpanayok.

Pada masa sekarang, perkawinan Adat Batak diadakan peneguhan pemberkatan perkawinan di Gereja sebagai pengesahan perkawinan.

Upacara perkawinan adat Batak memiliki proses dan urutan pelaksanaan yang teratur yang dimulai dari Pajabu Parsahapan/Mangarisika artinya meminang, Marhori-hori dinding/ Marhusip (berbicara), Marhata sinamot, Pudun Saut (mengundang kerabat), Martumpol, Martonggo Raja / Mariah Raja, Pamasu-masuan (pemberkatan). 

Pernikahan dalam adat batak
Pernikahan dalam adat batak (HO / Tribun Medan)

Baca juga: Tokoh Adat Batang Toru Dukung Penuh Kinerja Kapolres Tapsel

Berikut prosesi adat pernikahan Adat Batak

1. Mangarisika

Adalah kunjungan utusan pria yang tidak resmi ke tempat wanita dalam rangka penjajakan, jika pintu terbuka untuk mengadakan peminangan maka pihak orang tua pria memberikan tanda terima (tanda holong pihak wanita memberikan tanda mata ).

Jenis barang-barang pemberian itu dapat berupa kain, cincin emas, dan lain-lain.

2. Marhori-hori Dinding

Marhori-hori dinding yaitu pembicaraan antara kedua belah pihak yang melamar dan yang dilamar terbatas dalam hubungan keluarga kedua pihak dan belum diketahui oleh umum.

Serta membicarakan perihal pernikahan, tanggal pernikahan, tempat, dan sinamot.

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved