Arema vs Persebaya
TRAGEDI MAUT, 110 Orang Dikabarkan Tewas saat Ricuh Arema Vs Persebaya, Ada Racun Gas Air Mata
Kerusuhan terjadi paska Arema FC Kalah 2-3 dari Persebaya. Sejumlah orang diduga menjadi korban
Di babak kedua, Bajul Ijo kembali mencetak gol dan itu menjadi gol kemenangan Bajul Ijo setelah 23 tahun tak pernah menang di kandang Singo Edan.
Gol kemenangan 2-3 Persebaya dicetak Menit 51 oleh Sho Yamamoto.
Sejatinya Arema FC sudah berupaya menyamakan kedudukan dengan melakukan pergantian pemain.
Sayangnya taktik yang diracik Javier Roca tak mampu mengalahkan taktik yang diracik Aji Santoso pelatih Persebaya.
Pantauan Surya.co.id (grup Tribun-medan.com) suporter langsung menyerbu ke tengah lapangan begitu peliut tanda pertandingan berakhir ditiup. Mereka tak terima tim kesayangannya kalah.
Lalu, suporter membuat kericuhan di dalam stadion sehingga membuat suasana tidak kondusif.
Akibat kerusuhan tersebut, dua supporter Arema FC dikabarkan meninggal dunia di tempat.
Namun, belum diketahui identitas dari kedua korban tersebut.
Mereka sudah tak bernyawa ketika akan ditolong oleh rekan-rekan media yang bertugas.
Para suporter saling pukul satu sama lain dengan berbagai benda yang mereka bawa dari luar lapangan.
Para petugas keamanan dari TNI-Polri pun kerepotan untuk mengatasi kericuhan tersebut.
Bahkan, kenderaan petugas tampak dihancurkan oleh supporter.
Para pemain dan tIm ofisial Persebaya pun langsung di evakuasi oleh petugas keamanan dari lokasi.
Mereka dibawa menggunakan kendaraan barracuda untuk menghindari penyerangan dari supporter tuan rumah.
Hasil Arema vs Persebaya ini sungguh mencoreng kedigdayaan Singo Edan atas Bajul Ijo.