Breaking News:

Dugaan Malapraktik

RS Murni Teguh Dituding Lakukan Malapraktik, Seorang Wanita Terpaksa Menopause Dini

RS Murni Teguh dituding lakukan malapraktik terhadap seorang wanita, hingga korbannya terpaksa menopause dini

Penulis: Fredy Santoso | Editor: Array A Argus

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN- RS Murni Teguh Medan dituding lakukan malapraktik, sehingga membuat seorang wanita bernama Bastiana Ginting (38) menopause dini.

Namun, manajemen RS Murni Teguh Medan membantah tudingan malapraktik itu.

Menurut Humas RS Murni Teguh Medan, dr Herman Ramli, pihaknya telah melakukan investigasi mandiri mengenai tudingan malapraktik itu. 

Berdasarkan hasil investigasi yang dilakukan manajemen, tidak ada ditemukan adanya dugaan malapraktik dan kesalahan prosedur.

Baca juga: Bikin Jantungan, Pasien RS Murni Teguh Hendak Bunuh Diri, Gagal Dalam Kondisi Tergantung di Jendela

Herman mengatakan, operasi mium memang memiliki risiko, terutama seperti yang dialami Bastiana.

Meski demikian, sebelum operasi pihak rumah sakit sudah melakukan edukasi mengenai sebab dan akibatnya.

Sejauh ini pihaknya mengaku kooperatif mulai dari pemeriksaan IDI, polisi hingga Dinas Kesehatan.

"Tidak ada dugaan malapraktik yang disebut, itulah yang terjadi. Menopause dini, itulah efek dari penyakit yang diderita dia, bukan kita yang membuat," ucapnya.

Baca juga: Pasien RS Murni Teguh yang Gagal Bunuh Diri Terpapar Covid-19 dan Tumor Otak

Sementara itu, menurut cerita Bastiana Ginting, sejak menjalani operasi September 2022 lalu, dirinya tak lagi menstruasi.

Bastiana menyebut dokter yang menanganinya melakukan malapraktik yang merugikan dirinya.

Adapun malapraktik yang ia sebut ialah hilangnya dua indung telur yang ada di rahimn Bastiana.

Sehingga, ia tak lagi menstruasi dan terancam tak bisa memiliki keturunan.

Baca juga: RSUD Amri Tambunan Bantah Disebut Malapraktik Meninggalnya Happy Damanik, Merasa Sudah Berjuang

"Sampai saat ini saya tidak menstruasi karena mendapat keterangan dari 3 rumah sakit mengatakan saya tidak lagi menstruasi karena 2 organ tubuh saya kiri dan kanan tidak ada lagi," ucapnya, Selasa (4/10/2022).

Diketahui, miom ialah benjolan yang tumbuh di dinding rahim bagian dalam atau luar.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved