Brigadir J Ditembak Mati
Ferdy Sambo Bakal Terpojok, Akademisi dan Para Ahli Terpanggil Dukung Bharada E di Persidangan
Sidang Ferdy Sambo bakal menjadi perhatian publik. Para tersangka bakal memberikan keterangan di hadapan hakim.
"Jadi pertimbangan untuk Jaksa dan hakim Kami juga akan mendorong kepada LPSK untuk membuatkan surat rekomendasi kepada jaksa dan hakim mengenai status JC klien kami."
"Nah di sini perlu diingat bahwa klien saya ini kan yang membuka kasus ini menjadi terang benderang."
"Tetapi dalam posisi perkara ini memang saksi yang lainnya juga menyampaikan berbeda dengan keterangan klien."
"Saya tapi prinsipnya, bahwa klien saya tetap konsisten menyampaikan sesuai dengan apa yang terjadi," jelas Ronny.
Sebelumnya, Ronny juga mengaku saat ini pihaknya sedang mematangkan strategi untuk menghadapi persidangan nanti.
Pihaknya juga menyebut bakal ada kejutan di pengadilan.
"(Kami sedang) mempersiapkan untuk sidang kedepannya."
"Kami dari tim penasehat hukum akan mempersiapkan strategi-strategi bagaimana untuk membela Bharada E."
"Dan kita ada kejutan nanti di pengadilan dalam rangka membela Bharada E," kata Ronny dikutip dari Kompas Tv.
Karangan Bunga Dukung Bharada E
Sidang pembunuhan Brigadir Yosua Hutabarat segera bergulir di PN Jakarta Selatan.
Lima tersangka dalam pembunuhan itu akan memberikan kesaksian terkait kematian ajudan Ferdy Sambo itu.
Lima tersangka itu yakni Bharada Eliezer, Bripka Ricky, Kuat Maruf, Putri Candrawathi, dan Ferdy Sambo.
Namun, seperti diketahui, Bharada Eliezer atau Bharada E merupakan justice collaborator yang sipa membuka fakta sesungguhnya terkait kematian Brigadir Yosua.
Bharada E mendapatkan dukungan dari rekan-rekannya dari kampung halaman di Manado.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Ferdy-Sambo-memberikan-keterangan-kepada-publik-setelah-dilimpahkan-ke-Kejaksaan-Agung-RI.jpg)