Korupsi Dana BOS

Kepala Sekolah MAN Binjai Dicurigai Korupsi Dana BOS, Kemenag: Ada Hukumannya

Kepala Sekolah MAN Binjai, Evi Zulinda dicurigai melakukan korupsi dana BOS. Kemenag turut angkat bicara

Penulis: Muhammad Anil Rasyid | Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/M ANIL RASYID
MAN Binjai yang berada di Jalan Pekan Baru, Kecamatan Binjai Selatan, Kota Binjai, Sumatera Utara, Selasa (1/11/2022) 

TRIBUN-MEDAN.COM,BINJAI - Kepala Sekolah MAN Binjai, Evi Zulinda dicurigai melakukan korupsi dana BOS.

Karena adanya dugaan korupsi dana BOS ini, puluhan siswa MAN Binjai melakukan aksi.

Terkait demo siswa dan kecurigaan korupsi dana BOS yang diduga dilakukan Kepala Sekolah MAN Binjai, Kepala Kemenag Kota Binjai, Saparuddin mengatakan, jika dirinya sudah mendatangi sekolah tersebut. 

Baca juga: Kepala Sekolah MAN 1 Binjai Dicurigai Korupsi Dana BOS, Siswa Sampai Demo

"Kami sudah turun langsung ke MAN, dan kami sudah memberikan bimbingan dan arahan kepada anak-anak. Termasuk demo, itu adalah hak, dan menurut undang-undang juga boleh, tapi ada tata caranya yang diatur dengan peraturan yang berlaku," ujar Saparuddin, Selasa (1/11/2022).

Lanjut Saparuddin, para siswa meminta dalam demonya itu agar ruang kelas mereka diperbaiki.

Misal pada bagian pintu masuk kelas yang kurang bagus, begitu juga soal kamar mandi yang menurut siswa tidak sesuai karena airnya tersendat.

Baca juga: Hasil Audit BPK Terindikasi Korupsi Dana BOS 2021, Kejari Simalungun Akan Panggil Dinas Pendidikan

"Itu semua kenapa, karena masih dalam proses pembangunan. Mungkin ada pipanya yang kena gali, sehingga airnya tersendat, dan kamar mandi baru masih sedang dibangun. Jadi semua itu karena faktor situasional karena ada pembangunan," ujar Saparuddin.

Kalau masalah dana BOS, Saparuddin menambahkan, jika hal itu sudah ada aturan dan juknisnya tersendiri untuk penggunaan dananya.

Namun, jika ada yang tidak sesuai, maka ada tim pemeriksa, ada tim BPKP, tim Dirjen auditor kementrian untuk memeriksa itu semua.

"Kalau terbukti salah dalam penggunaannya, pasti ada hukumannya. Dan laporan auditor dalam tiga tahun belakangan ini, tidak sampai ke kita. Karena MAN ini hubungannya ke kanwil. Kementrian agama Binjai hanya hubungan koordinasi saja," ucap Saparuddin.

Baca juga: HASIL Audit BPK RI, Puluhan SD dan SMP di Simalungun Terindikasi Korupsi Dana BOS

Kemudian soal sikap bungkam Kepala Sekolah MAN Binjai, Evi Zulinda saat dikonfirmasi wartawan, Saparuddin melihatnya karena jika ditanggapi , diduga persoalan ini akan semakin meluas.

"Kalau saya melihat mungkin kalau ditanggapi semakin luas. Jadi mungkin sikap diam lebih bagus. Karena inikan internal, kalau semakin luas pengaruhnya kemana-mana, itu menurut pemikiran saya ya," ujar Saparuddin.

"Untuk kepala sekolah saya imbau supaya masalah pembangunan ini, pelan-pelan bagaimana teknisnya agar anak-anak (siswa) itu bisa memiliki madrasah, sama-sama diajak bergotong royong. Bagaimana supaya kelas bisa bagus, kamar mandinya bisa terawat, tentunya kerja sama semua," sambungnya.

Baca juga: Detik-detik Penangkapan Buronan Kejari Simalungun, Kasus Korupsi Dana BOS Reguler

Selain kabar dugaan korupsi dana BOS, ada juga persoalan lain di MAN Binjai, yakni kenaikan uang sekolah. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved