Materi Belajar

Materi Belajar : Definisi Jamur Lendir, Fungsi dan Siklus Jamur Lendir Seluler

Jamur lendir seluler adalah jamur lendir bersekat yang sering disebut dengan Acrasiomycota.

Penulis: Rizky Aisyah |
HO / TRIBUN
Definisi Jamur Lendir, Fungsi dan Siklus Jamur Lendir Seluler 

Setelah itu, sel-sel lain bermigrasi dan memanjat sel-sel kering, menghasilkan kumpulan spora haploid (n) yang darinya kumpulan spora menjadi tubuh buah.

Spora tahan terhadap kondisi lingkungan yang merugikan (resistensi) seperti kekeringan.

Ketika spora mendarat di lokasi yang menguntungkan, mereka tumbuh menjadi sel amoeboid haploid (n).

Sel ameboid sedang dalam fase makan, menjalani gaya hidup menyendiri dan bergerak dalam pseudopodia.

Ketika makanan tidak tersedia, sel-sel amoeba mengeluarkan senyawa yang dapat mempengaruhi sel-sel amuba lain untuk bermigrasi ke pusat agregat dan membentuk satu kesatuan.

Dalam kondisi tertentu, sel amoeba dapat mengalami kinami membentuk zigot diploid (2n).

Zigot yang dieksploitasi akan memakan sel amoeboid lain dan tumbuh menjadi sel raksasa yang dilindungi oleh dinding sel yang resisten.

Sel raksasa kemudian menjalani meiosis dan beberapa pembelahan mitosis untuk menghasilkan sel amoeboid haploid (n).

Ketika dinding sel raksasa dihancurkan, sel amuba baru, yang haploid (n), muncul dan menjadi sel pemakan serangga yang memakan bakteri.

Sel-sel amoeba yang dihasilkan dari reproduksinya dapat membentuk agregat ketika lingkungan tidak memiliki makanan yang cukup.

(cr30/tribun-medan.com)

 

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved