Berita Sumut

Pemprov Sumut Bakal Panggil Operator Penerbangan, Demi Pastikan Harga Tiket Tak Naik di Atas Aturan

Pemprov Sumut akan memanggil pihak operator penerbangan demi memastikan harga tiket pesawat tak melebihi aturan yang sudah ditetapkan.

TRIBUN MEDAN/RECHTIN
Kepala Biro Perekonomian Setdaprovsu, Naslindo Sirait 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Pemerintah Provinsi Sumatra Utara dalam waktu dekat akan memanggil pihak operator penerbangan untuk memastikan harga tiket pesawat tak melebihi aturan yang sudah ditetapkan.

Kepala Biro Perekonomian Pemprov Sumut, Naslindo Sirait mengatakan hal ini untuk mengantisipasi kenaikan harga tiket jelang Natal dan Tahun Baru 2023.

Baca juga: Harga Tiket Pesawat Naik jelang Nataru, Berikut Daftarnya

"Dalam waktu dekat kami juga akan memanggil operator penerbangan dan Otoritas Bandar Udara supaya memastikan dan mengecek jangan sampai ada penjualan tiket di atas harga yang sudah ditetapkan oleh pemerintah untuk pengangkutan udara," ujar Naslindo, Jumat (9/12/2022).

Dikatakan Naslindo, nantinya, pengawasan harga juga akan mulai dilakukan sejak minggu ini hingga libur Nataru.

"Sudah berlangsung (pengecekan). Besok sudah kita siapkan penugasannya dan minggu depan semua harus sudah jalan karena sasaran kita di bulan ini kita harus menekan inflasi itu hanya 0.3," katanya.

Sementara untuk pengendalian inflasi jelang Nataru, Naslindo mengatakan pihaknya juga akan memanggil pemangku kepentingan dari kabupaten/kota dan para distributor untuk memastikan kestabilan harga.

"Baik itu bahan baku gula maupun minyak goreng, telur. Sudah kita koordinasikan dengan Bank Indonesia dan dari Bulog," katanya.

Baca juga: KABAR BAIK, Pemprov Sumut Siapkan 25 Bus Berangkatkan 1000 Warga Sumut untuk Mudik Nataru

Naslindo mengatakan, pihaknya berharap kepada produsen dan distributor untuk tidak melakukan penimbunan selama masa Nataru.

"Kita sudah memastikan beberapa komoditas yang sangat dibutuhkan saat Nataru. Untuk itu kita minta pihak distributor dan produsen juga tidak melakukan praktik-praktik penimbunan maupun menaikkan harga di atas aturan yang sudah ditetapkan," pungkasnya.

(cr14/tribun-medan.com)

 

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved