Breaking News:

Sosok

Sosok Arif Budimanta Sebayang, Ekonom Berdarah Batak, Kini Menjabat Sebagai Staf Khusus Presiden

Arif Budimanta Sebayang merupakan seorang ekonom Indonesia yang saat ini menjabat sebagai Staf Khusus Presiden bidang ekonomi.

HO/Tribun Medan
Arif Budimanta Sebayang, Staf Khusus Presiden bidang ekonomi 

TRIBUN-MEDAN.com - Arif Budimanta Sebayang atau yang lebih dikenal dengan nama Arif Budimanta merupakan seorang ekonom Indonesia yang saat ini menjabat sebagai Staf Khusus Presiden bidang ekonomi.

Sebelum dipercaya menjadi Staf Khusus Presiden, Arif Budimanta Sebayang menjabat sebagai Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI periode 2009-2014.

Baca juga: SOSOK Eka Sari Lorena Soerbakti, Perempuan Berdarah Batak yang Sukses di Bisnis Transportasi

Arif Budimanta Sebayang menjabat sebagai anggota DPR RI dari fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Arif Budimanta Sebayang lahir di Medan, Sumatera Utara, pada 15 Maret 1968.

Pria berusia 54 tahun ini menyelesaikan pendidikan sarjana di Institut Pertanian Bogor dengan mengambil jurusan Ilmu Tanah pada tahun 1990.

Selanjutnya beliau melanjutkan pendidikan Program Pasca Sarjana di Universitas Indonesia dengan mengambil konsentrasi Ekonomi Sumber Daya Alam dan lulus pada tahun 1996.

Pada tahun 2006, Arif Budimanta Sebayang meraih gelar Doktor dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia.

Hingga kemudian pada tahun 2015, beliau melanjutkan studi mengenai keuangan di University of Chicago, Senior Executive Program di Harvard Business School, serta ASEAN-ROK Next Generation Opinion Leaders Program yang diselenggarakan oleh The Korea Foundation.

Karier politik Arif Budimanta Sebayang bersama PDIP cukup berjalan mulus. Hal ini terlihat dari ia yang pernah tercatat menjadi anggota DPR periode 2009-2014.

Tak hanya itu, Arif Budimanta Sebayang juga pernah dipercaya menjadi Ketua DPP PDIP, pada periode 2005 hingga 2010.

Dan terakhir, Arif juga pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Fraksi PDIP di Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, dari tahun 2009 hingga 2013.

Selain aktif di dunia politik, Arif juga memiliki talenta profesional sebagai dosen dan penulis yang fokus di bidang ekonomi.

Sepanjang perjalanan kariernya, beliau telah mengeluarkan beberapa buku.

Di antaranya buku dengan judul 'Indonesia Masa Kini' dan 'Masa Depan dalam Membangun Kemandirian Indonesia' (1994) dan juga 'Community Development di Industri Pertambangan dalam Akses Peran Serta Masyarakat', Penerbit Sinar Harapan (2003).

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved