Piala Dunia di Kedai Tok Awang
Emak-emak Pemain Maroko, Tangis Ronaldo dan Ejekan Tango
Laju Tim Nasional Maroko belum terhenti. Mereka kini jadi negara Afrika pertama yang masuk semi final piala dunia. Apakah lantaran kekuatan doa ibu?
Penulis: T. Agus Khaidir | Editor: T. Agus Khaidir
Gestur-gestur ini dianggap sebagai tindakan tidak sportif. Mestinya, dalam situasi sepanas apapun, respek terhadap lawan tetap harus diapungkan. Apalagi, mencuat pula isu, bahwa Messi meneriakkan kata ‘idiot’ kepada Louis van Gaal.
“Mau betumbuk akhirnya orang tu. Harusnya gak boleh, lah, kayak gitu pulaknya. Van Gaal itu orang tua, kurasa lebih tua pun dari Tok Awang,” ucap Ane Selwa.
Tok Awang, yang baru saja menuntaskan Sudung untuk kali ketiga, tersenyum lebar, lalu bilang, “Sepak bola itu dinamika 45 menit kali dua, selebihnya kita adalah saudara. Tapi rupa-rupanya, makin ke sini, filosofi ini makin ditinggalkan. Nggak tahu kenapa. Atau cobak kau cek dulu, Ne, jangan-jangan, di antara pemain-pemain Argentina yang tanding lawan Belanda semalam, ada yang pernah datang ke Indonesia dan sempat nonton pertandingan tarkam.” (t agus khaidir)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/dancingqueen.jpg)