18 Tahun Tsunami Aceh
18 Tahun Tsunami Aceh, Simak Enam Faktor Penyebabnya
Hari ini tepat 18 tahun tragedi mengerikan tsunami Aceh. Inilah enam faktor penyebab tsunami Aceh
- letusan gunung berapi di bawah laut;
- longsor gunung ke laut;
- longsoran palung laut;
- perpindahan tanah di bawah laut; dan
- meteor jatuh ke laut.
Berdasarkan catatan peristiwa tsunami di Indonesia, gempa bumi merupakan penyebab utama terjadinya tsunami.
Gempa merupakan pergerakan lempeng yang memungkinkan terjadinya gesekan atau tumbukan antarlempeng. Sehingga salah satu lempeng mengalami kenaikan dan yang lainnya penujaman (subduksi).
Dilansir dari buku Ensiklopedia Bencana: Tsunami (2016) oleh Rani Siti Fitriani dkk, berikut beberapa kriteria gempa bumi yang dapat menyebabkan tsunami:
- pusat gempanya berada di laut dan kedalamannya kurang dari 30 kilometer dari permukaan laut;
- magnitudo gempanya lebih dari 6,2 SR (skala Richter); dan
- sesar gempanya tergolong vertikal.
Terjadinya pergeseran lempeng bawah laut tak hanya berdampak pada aktivitas tektonik, melainkan turut memengaruhi aktivitas vulkanis.
Ketika terjadi peningkatan aktivitas vulkanis, inilah yang menyebabkan naiknya air laut, yang kemudian memicu tsunami.
Di dalam buku “Fundamental Oseanografi” (2017) karangan Defri Yona dkk dituliskan bahwa longsor bawah laut disebabkan oleh pergerakan besar pada kerak Bumi yang kerap terjadi di perbatasan antarlempeng tektonik.
Sederhananya, longsor ini terjadi karena adanya tabrakan antara lempeng samudra dengan benua.