Materi Belajar

Materi Belajar Sosiologi : Faktor Internal dan Eksternal Perubahan Sosial

Pada materi sosiologi kali ini akan dibahas tentang Faktor Internal dan Eksternal Perubahan Sosial.  

Penulis: Rizky Aisyah |
Ho / Tribun
Faktor Internal dan Eksternal Perubahan Sosial 

TRIBUN-MEDAN.com.MEDAN - Pada materi sosiologi kali ini akan dibahas tentang Faktor Internal dan Eksternal Perubahan Sosial.  

Pengertian Perubahan Sosial

Menurut William F. Ogburn, perubahan sosial adalah perubahan yang terjadi pada budaya material (tangible) dan mempengaruhi budaya non-material (intangible).

Faktor Internal yang Mempengaruhi Perubahan Sosial

Faktor internal yang mendorong terjadinya perubahan sosial adalah faktor yang berasal dari masyarakat itu sendiri. Ada empat faktor internal yang dapat mempengaruhi perubahan sosial: penemuan baru, konflik sosial, pemberontakan, dan dinamika populasi. Simak penjelasan berikut ini, hehe.

1. Penemuan baru

Ketidakpuasan publik terhadap sesuatu dapat menyebabkan penemuan baru. Misalnya, contoh penemuan baru adalah dulu, jika Anda ingin mengirim pesan singkat ke teman, Anda hanya bisa mengirimnya melalui SMS. Sayangnya SMS ini membutuhkan write save untuk menghemat pulsa. Apalagi mau kirim gambar atau foto, tapi boros banget kan?

Akhirnya, penemuan baru muncul: aplikasi perpesanan instan seperti Line dan Whatsapp. Mengirim pesan dengan teman sangat mudah dengan aplikasi ini. Mengirim pesan lebih mudah, murah, dan tidak perlu dipersingkat lagi. Udah gitu, bisa kirim foto, video bahkan stiker, hehe. Canggih, bukan? Btw, saya tidak disponsori oleh Line atau Whatsapp. Tetapi jika demikian, jangan menyangkalnya. Sisi.

Ya, penemuan baru ini terdiri dari 3 jenis. Ada penemuan, penemuan dan inovasi. Biar saya jelaskan satu per satu dulu.

Penemuan adalah penemuan sesuatu yang sudah ada, tetapi sebelumnya tidak diketahui siapa pun. Misalnya, kami menemukan lokasi tambang batu bara baru di Kalimantan Selatan. Bahkan sebelum para penambang menemukannya, sebenarnya ada situs penambangan batu bata di sana. Itu hanya penemuan, itu disebut penemuan.

Juga, invention adalah penemuan yang sama sekali baru yang dibuat oleh manusia. Oleh karena itu, di sini dinyatakan sebagai penemuan jika belum pernah ada sebelumnya. Misalnya, penemuan ponsel. Sebelum penemuan ponsel, tidak ada alat atau barang yang memiliki fitur dan fleksibilitas ponsel. Lantas, apakah penemuan ponsel benar-benar masuk dalam daftar penemuan di masa lalu?

Terakhir, inovasi atau inovasi adalah pembaharuan atau pengembangan dari sesuatu yang telah ada sebelumnya. Misalnya smartphone atau telepon pintar. Smartphone merupakan bentuk inovasi dari barang-barang sebelumnya yaitu handphone biasa. Smartphone, yang dulunya tidak memiliki internet dan fungsionalitas yang buruk, kini memiliki lebih banyak fungsi dan kegunaan daripada ponsel di masa lalu.

2. Konflik Sosial

Konflik dapat menciptakan perubahan sosial karena masyarakat itu sendiri terlibat. Secara umum, konflik sosial dapat disebabkan oleh tiga hal: perbedaan pendapat, perbedaan kepentingan, dan kecemburuan sosial.

Contoh konflik sosial adalah ketika kebijakan yang diberlakukan pemerintah mengarah pada konflik sosial ketika ada perbedaan pendapat dengan masyarakat. Masyarakat dapat melakukan protes ketika ketidaksepakatan publik benar-benar bertentangan dengan pandangan pemerintah. Pemerintah kemudian dapat mendesain ulang kebijakan agar dapat diterima oleh masyarakat luas.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved