Berita Medan
Dipanggil Polisi Atas Dugaan Malapraktik, dr Prasojo Sujatmiko dan Direktur RS Murni Teguh Mangkir
Dokter Prasojo dan Direktur Rumah Sakit Murni Teguh melalui pengacaranya meminta pemeriksaan dijadwalkan ulang.
Penulis: Fredy Santoso |
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Polda Sumut menjadwalkan pemeriksaan terhadap dr Prasojo Sujatmiko, terlapor dugaan salah operasi kaki pasien, hari ini, Selasa (10/1/2023).
Namun dr Prasojo Sujatmiko mangkir dari panggilan penyidik.
Baca juga: Dugaan Salah Operasi Kaki Pasien, 3 Dokter RS Murni Teguh Memorial Medan Diperiksa
Selain dr Prasojo Sujatmiko, Polisi juga memanggil direktur Rumah Sakit Murni Teguh Memorial Medan, namun ia juga mangkir.
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi mengatakan, baik Dokter Prasojo dan Direktur RS Murni Teguh melalui pengacaranya meminta pemeriksaan dijadwalkan ulang.
Mereka beralasan sedang mengoperasi pasien di rumah sakit.
"Penyidik hari ini menjadwalkan memanggil terlapordan pihak RS Murni Teguh namun, melalui pengacaranya mereka meminta dijadwalkan ulang karena ada operasi terhadap pasien," kata Hadi, Selasa (10/1/2023).
Polisi menerangkan, kasus dugaan salah operasi kaki pasien yang menimpa Evarida Simamora masih tahap penyelidikan.
Nantinya Polisi segera meningkatkan kasus ini ke tahap penyidikan.
Dalam hal ini Polda Sumut telah memeriksa tiga dokter di Rumah Sakit Murni Teguh Memorial Medan pada Rabu 4 Januari 2023 kemarin.
Tiga dokter yang dipanggil Polisi bernama dokter Riski, spesialis anastesi, dokter Sintia sebagai spesialis rehab medik, kemudian dokter Susana spesialis radiologi.
Ketiganya diperiksa karena sebagai dokter yang bekerja di RS tersebut.
Sebelumnya, seorang bidan asal Sibolga bernama Evarida Simamora diduga menjadi korban malpraktek dokter di Rumah Sakit Murni Teguh Memorial Medan.
Abang kandung Evarida, Reynold Simamora menceritakan operasi kaki adiknya dilakukan pada 23 November 2022 lalu di RS Murni Teguh Memorial di Jalan Jawa, Medan.
Menurutnya, dr Prasojo Sujatmiko melakukan malpraktik karena mengoperasi kaki kanan adiknya, sedangkan yang sakit ialah kaki kiri.
"Salah operasi itu dari awal itu kaki kiri yang sakit. Jadi kaki kiri yang mau dioperasi. Tidak pernah kaki kanan diobati, tidak pernah diobati, tidak pernah itu dikatakan mau di apa-apain," ucapnya.
Baca juga: Kondisi Bidan Diduga Korban Salah Operasi Dokter RS Murni Teguh, Kini Lumpuh Tak Bisa Berjalan
dr Prasojo Sujatmiko
Rumah Sakit Murni Teguh
Polda Sumut
Kombes Pol Hadi Wahyudi
dugaan salah operasi kaki
Tribun Medan
Tanoto Foundation Adakan FGD, Dorong Literasi dan Numerasi di Sumut |
![]() |
---|
2 Siswa SD Santo Nicholas Medan Raih Emas Olimpiade Matematika Internasional, Diapresiasi Wali Kota |
![]() |
---|
1.000 Mahasiswa UNPRI Ikuti Kuliah Umum Ketua Mahkamah Agung RI |
![]() |
---|
ASB Rilis Buku Advokasi HKSR, Suara Remaja Soal Hak Kesehatan Reproduksi |
![]() |
---|
Trend Baru Nongkrong Sehat, Wali Kota Nikmati UMKM Jamu Rempah-rempah Kekinian |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.