Materi Belajar
Perbedaan CV dengan Surat Lamaran Pekerjaan dan Cara Menulis Surat Lamaran Kerja yang Baik
Perbedaan CV dengan Surat Lamaran Pekerjaan dan Cara Menulis Surat Lamaran Kerja yang Baik akan dibahas pada materi Bahasa Indonesia berikut ini.
Penulis: Rizky Aisyah |
4. Rapi dan bersih
Pastikan lamaran kerja Anda rapi dan bersih. Ini dapat diprediksi dengan menuliskannya ke dalam program komputer. Jangan coret-coret atau gunakan X-Type jika Anda menulis dengan tangan. Pastikan juga tidak ada salah ketik atau salah ketik, ya.
5. Impresif atau mengesankan
Gambarkan diri Anda dengan baik dan menarik, tetapi jangan terlalu sombong atau sombong. Aplikasi pekerjaan Anda memungkinkan Anda untuk "menjual" diri Anda sehingga perekrut tertarik pada Anda.
6. Sebutkan pengalaman atau prestasi yang pernah diraih
Jelaskan secara singkat pengalaman atau pencapaian Anda. Tentunya harus dilaksanakan sesuai dengan realita di lapangan. Ya, karena tidak jarang para perekrut mencari tahu terlebih dahulu kebenaran data yang ada di sebuah lamaran kerja. Oleh karena itu, pelamar akan menganggap aplikasi Anda diajukan.
7. Jika Anda tidak memenuhi kualifikasi, Anda tidak perlu mengirimkan lamaran dalam bahasa Inggris.
Bahkan jika perekrut mempertimbangkannya dan memberikan poin tambahan, agak memberatkan untuk mengirim lamaran dalam bahasa Inggris yang tidak memenuhi syarat.
(cr30/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Perbedaan-CV-dengan-Surat-Lamaran-Pekerjaan.jpg)