Materi Belajar

Pengertian Hikayat dan Tujuan Hikayat

Pengertian Hikayat dan Tujuan Hikayat akan dibahas pada materi Bahasa Indonesia berikut ini.

Penulis: Rizky Aisyah |
HO / TRIBUN
Pengertian Hikayat dan Tujuan Hikayat 

a. Melayu asli

Contoh hikayat Melayu asli antara lain Hikayat Hang Tuah (dicampur dengan unsur Islam), Hikayat Si Miskin (dicampur dengan unsur Islam), Hikayat Indera Bangsawan dan Hikayat Malim Deman.

b. Pengaruh Jawa

Contoh kisah pengaruh Jawa antara lain Hikayat Panji Semirang, Hikayat Cekel Weneng Pati dan Hikayat Malim Deman.

c. Pengaruh Hindu (India)

Contoh cerita yang dipengaruhi India adalah cerita Sri Rama (cerita Ramayana), cerita panda dan perang (cerita Mahabharata), cerita Boma (cerita Mahabharata), dan cerita Bayan Budiman.

d. pengaruh Arab-Persia

Contoh Hikayat pengaruh Arab-Persia antara lain Hikayat Amir Hamzah (Pahlawan Islam), Hikayat Bachtiar dan Hikayat Seribu Satu Malam.

Contoh Hikayat

Nah, setelah mengetahui pengertian, tujuan, ciri-ciri dan jenis-jenis hikayat, mari lanjut ke kumpulan contoh hikayat kita. Contoh cerita terkenal antara lain Hang Tuah, Si Miskin, Abu Nawas, Pak Tani, Amir, Kakek dan Ular, Si Bungkuk dan Si Panjang.

Contoh Hikayat Hang Tuah

Hang Tuah

Dahulu kala ada seorang pemuda bernama Hang Tuah, anak dari Hang Mahmud. Saya tinggal di Sungai Duyung. Saat itu, semua orang di Sungai Duyung mendengar tentang Raja Bintan yang baik dan hormat kepada semua orang.

Ketika Hang Mahmoud mendengar berita itu, dia memberitahu istrinya, Dang Merdu. Lebih baik ke Bintan biar lebih mudah cari kerja.” Kemudian pada malam hari Hang Mahmud bermimpi di mana bulan jatuh dari langit.

Di atas kepala Hang Tuah penuh cahaya. Hang Mahmud bangkit, mengangkat anaknya dan menciumnya. Seluruh tubuh Hang Tua berbau harum. Sore harinya, Hang Mahmud menceritakan mimpinya kepada istri dan anak-anaknya. Mendengar perkataan suaminya, Dang Merdu langsung mandi dan memuntahkan anaknya.

Setelah itu, dia memberi putranya kain putih bersih, baju dan ikat kepala. Dang Merdu kemudian menyuapi Hang Tuah nasi kunyit dan telur ayam, dan ibunya juga memanggil pemuka agama untuk mendoakan keselamatan Hang Tuah. Setelah memeluk anakku. Lalu Hang Mahmud berkata kepada istrinya, “Jaga baik-baik anakku dan jangan main-main.”

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved