Berita Kesehatan
Mr P Ngacung Bengkok saat Ereksi, Apakah Kelainan? Simak Jawaban Seksolog dr Dina
Kondisi tersebut kerap kali membuat pria khawatir kesehatan seksualnya ikut terganggu. Lantas, apakah penis bengkok itu normal?
Penulis: Putri Chairunnisa | Editor: Randy P.F Hutagaol
Di mana ketika terangsang, darah mengalir ke ruang di dalam penis yang berbentuk seperti spons, mengembang dan membuat penis menjadi kaku
Hal itu pula yang membuat penis menjadi bengkok karena ruang-ruang tersebut tidak mengembang secara merata akibat perbedaan normal dalam anatomi penis.
Selain tu penis bengkok juga bisa disebabkan beberapa faktor lainnya seperti cedera saat berhubungan seksual dan kecelakaan.
Dr dina mengatakan yang perlu dikhawatirkan adalah saat disertai sakit atau keluhan lainnya.
"Bermasalah jika sampai mengganggu fungsi ereksi dan nyeri saat ejakulasi,"
"Dan itu gak bisa diperbaiki ya... Selama gak ada gejala apapun berarti aman," jelas dr Dina.
Namun meskipun demikian, memang ada pria yang penisnya bengkok karena penyakit peyronie yang disertai dengan gejala adanya benjolan keras di batang penis, penis nyeri saat ereksi dan bentuk penis yang terkadang menyerupai jam pasir.
Kondisi inilah yang menyebabkan penderitanya mengalami disfungsi ereksi dan kesulitan berhubungan seksual.
Untuk penyakit ini tentu saja perlu dikonsultasikan ke dokter.
Jika penis bengkok tidak disertai keluhan apapun maka hanya perlu dilatih.
"Rajin berlatih aja supaya lebih maksimal fungsinya," pungkas dr Dina.
Lakukan senam kegel dengan menahan ejakulasi saat masturbasi memang terkesan menyiksa untuk pria lantaran harus menahan hasrat seksualnya.
Namun latihan yang dilakukan dua sampai tiga kali itu dapat membuat performa ketika bercinta semakin baik.
(cr32/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Penjelasan-dr-Dina-tentang-durasi-normal-berhubungan-intim.jpg)