Materi Belajar
Buku Nonfiksi: Pengartian dan Ciri-ciri, Materi Belajar Bahasa Indonesia Kelas 10
Pengertian Buku Nonfiksi dan Ciri-ciri Buku Nonfiksi yang akan dibahas pada materi belajar Bahasa Indonesia berikut ini.
Penulis: Rizky Aisyah |
TRIBUN-MEDAN.com.MEDAN – Pengertian Buku Nonfiksi dan Ciri-ciri Buku Nonfiksi yang akan dibahas pada materi belajar Bahasa Indonesia berikut ini.
Pengertian buku nonfiksi
Mana yang benar secara penulisan? Buku non fiksi, atau buku nonfiksi? Menurut KBBI, penulisan yang benar adalah buku nonfiksi ya guys, disambung! Tidak seperti buku fiksi, buku nonfiksi adalah karangan yang berdasarkan peristiwa atau fakta nyata. Contoh buku nonfiksi yang biasa dikenal adalah esai, jurnal, karangan ilmiah, atau biografi.
Buku nonfiksi bertujuan untuk memberikan informasi kepada pembaca. Bahkan dalam mempersiapkan penulisan nonfiksi, penulis terlebih dahulu harus menyiapkan bahan atau melakukan pencarian fakta dan penelitian ilmiah. Untuk memastikan esai non-fiksi objektif dan dibenarkan secara ilmiah.
Ciri-ciri buku nonfiksi
Untuk membedakan antara buku fiksi dan nonfiksi, dapat diperhatikan ciri-ciri buku nonfiksi berikut ini.
1. Gunakan bahasa formal
Buku nonfiksi adalah buku informatif yang memuat kejadian nyata. Karena buku nonfiksi memberikan informasi, mereka harus menggunakan bahasa formal agar dapat diterima oleh pembaca dari berbagai latar belakang.
2. Berdasarkan fakta
Buku nonfiksi mencatat fakta berdasarkan apa yang terjadi. Dalam buku nonfiksi, penulis membutuhkan observasi dan data sebagai bahan penulisan agar dapat menjelaskan isi buku tersebut. Itu juga membutuhkan penelitian dan penelitian ilmiah yang tepat. Oleh karena itu, informasi dapat bersifat objektif dan relevan sebagaimana adanya.
3. Bahasa denotatif
Buku nonfiksi menggunakan bahasa yang eksplisit atau makna yang sebenarnya. Ide ditulis dengan jelas tanpa menggunakan bahasa kiasan. Dengan demikian, pembaca dapat langsung memahami maksud dari isi buku tersebut. Oleh karena itu, buku nonfiksi sering dijadikan sebagai sumber informasi bagi pembaca.
4. Memberikan ide baru
Buku nonfiksi ditulis dengan tujuan utama memberikan gagasan baru atau mengembangkan dan menyempurnakan gagasan lama. Penulis buku nonfiksi tidak membutuhkan imajinasi yang kuat untuk menulis. Namun, topik esai nonfiksi jauh lebih baik jika ditulis oleh seorang ahli di bidangnya.
Contoh Buku Nonfiksi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Pengertian-Buku-Nonfiksi-dan-Ciri-ciri-Buku-Nonfiksi.jpg)