Materi Belajar
Mitosis : Pengertian dan Ciri-ciri Pembelahan, Materi Belajar Biologi
Pengertian Mitosis dan Ciri-ciri Pembelahan Mitosis akan dibahas pada materi belajar biologi berikut ini.
Penulis: Rizky Aisyah |
Di luar inti sel terdapat sentrosom, yaitu organel yang mempertahankan jumlah kromosom antara sel induk dan sel anak sehingga jumlah kromosom tetap sama selama pembelahan sel. Nah, pada sel hewan, setiap sentrosom mengandung sepasang sentriol yang berbentuk seperti badan silindris kecil.
Interfase dibagi menjadi tiga fase: fase G1 (interval pertama), fase S (sintesis) dan fase G2 (interval kedua).
Fase G1 juga disebut sebagai fase pertumbuhan dan perkembangan sel. Ini ditandai dengan sintesis zat yang digunakan dalam sitoplasma (sitosol), perkembangan organel, dan tahap selanjutnya, fase S.
Selama fase S, replikasi atau duplikasi DNA terjadi, menghasilkan dua salinan DNA dengan materi genetik untuk diteruskan ke sel anak.
Replikasi DNA, tahap terakhir, tahap G2, telah selesai. Sebagai langkah terakhir dalam menyiapkan sel untuk pembelahan, terjadi peningkatan sintesis protein.
Profase
Selanjutnya kita memasuki fase awal pembelahan sel yaitu profase. Pada awal kemiringan, sentrosom mengalami duplikasi untuk menghasilkan dua sentrosom. Setiap sentrosom kemudian bermigrasi ke kutub berlawanan dari inti sel.
Pada saat yang sama, mikrotubulus mulai muncul di antara kedua sentrosom. Mikrotubulus ini adalah serat protein panjang yang memanjang ke segala arah dari sentriol. Seiring waktu, mikrotubulus membentuk seperti gulungan benang yang bisa disebut benang gelendong.
Juga pada tahap pembelahan sel ini, benang kromatin mulai menebal membentuk kromosom. Nah, kromosom ini terdiri dari dua kromatid identik yang melekat pada sentromer. Setiap sentrosom memiliki dua kinetokor, yang membentuk protein dan kemudian menjadi tempat menempelnya benang gelendong.
Setelah fase profase, nukleolus dan membran inti mulai menghilang. Selanjutnya, sentrosom mencapai kutubnya masing-masing. Benang spindel membentang dari satu tiang ke tiang lainnya. Spindel ini nantinya berfungsi untuk menarik kromosom menuju pusat inti sel.
Metafase
Pada tahap ini, inti sel dan membran inti tidak terlihat. Setiap kinetokor sentromer terhubung ke sentrosom oleh serat gelendong. Kromatid saudara kemudian bermigrasi ke pusat sel (bidang ekuator) untuk membentuk pelat metafase.
Letak kromosom di tengah sel memungkinkan penghitungan jumlah kromosom secara akurat dan mengamati bentuk kromosom dengan jelas.
Anafase
Tahap selanjutnya ditandai dengan pemisahan kromatid dari sentromer membentuk kromosom baru. Setiap kromosom ditarik ke arah kutub yang berlawanan oleh serat gelendong. Jumlah kromosom yang pergi ke satu kutub sama dengan jumlah kromosom yang pergi ke kutub lainnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Pembelahan-Mitosis.jpg)