Materi Belajar materi
Klasifikasi Jamur dan Contohnya, Materi Belajar Biologi Kelas 10
Klasifikasi jamur dan contohnya akan dibahas pada materi belajar biologi kelas 10 berikut ini.
Penulis: Rizky Aisyah |
TRIBUN-MEDAN.com.MEDAN – Klasifikasi jamur dan contohnya akan dibahas pada materi belajar biologi kelas 10 berikut ini.
Klasifikasi Jamur
Berdasarkan spora seksual yang dihasilkan, jamur kerajaan diklasifikasikan menjadi empat filum: Zygomycota, Ascomycota, Basidiomycota, dan Deuteromycota.
1. Zygomycota
Zygomycota adalah jamur dengan spora berdinding tebal. Ciri-ciri klasifikasi jamur ini antara lain:
Hifa tidak terisolasi dan karena itu memiliki beberapa inti (coenocytic).
Reproduksi seksual dengan pembentukan zigospora dan reproduksi aseksual dengan pembentukan spora dimungkinkan, dan bagian tubuh membentuk rimpang.
Contoh jamur zigotik adalah Rhizopus stolonifer (yang tumbuh pada roti) dan Rhizopus oryzae (jamur tempe).
2. Ascomycota
Ascomycota adalah kelompok fungi yang diisolasi hifanya sehingga setiap sel hifa memiliki satu nukleus. Salah satu keunikan dari kelompok ini adalah adanya alat sporulasi yang disebut askus.
Kelompok ini dapat bereproduksi secara seksual dengan membentuk askospora dan secara aseksual dengan membentuk konidia.
Contoh ascomycota termasuk Saccharomyces cerevisiae (ragi) dan Sarcoscypha sp.
Basidiomycota adalah kelompok fungi yang diisolasi hifanya sehingga setiap sel hifa memiliki satu nukleus. Biasanya, kelompok ini bereproduksi secara seksual dengan membentuk basidiospora yang terletak di permukaan basidiosome.
Namun, basidiomycetes juga dapat bereproduksi secara aseksual, yaitu dengan membentuk konidia, oidia, atau sklerotia. Contoh dari basidiomycete adalah Volvariella volvacea (jamur).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Klasifikasi-jamur.jpg)