Breaking News

Preman Ancam Bunuh Jurnalis

Jai Sanker, Preman yang Ancam Bunuh Jurnalis Pernah Aniaya Polisi

Jai Sanker alias Rakes, preman yang ancam bunuh jurnalis ternyata pernah aniaya polisi dua tahun lalu

|
Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/ALFIANSYAH
Jai Sanker alias Rakes, preman yang ancam bunuh jurnalis saat digelandang ke rumah tahanan polisi (RTP) Polrestabes Medan 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN - Jai Sanker alias Rakes, preman yang ancam bunuh jurnalis di Kota Medan ternyata pernah menganiaya polisi.

Menurut penyidik di Polrestabes Medan, Jai Sanker pernah memukul polisi yang melaksanakan tugas penangkapan di kawasan Sunggal.

"Sekitar dua tahun silam, dia ini (Rakes) bermasalah dulu. Saat itu polisi sedang melakukan penangkapan di kawasan Sunggal, lalu dia datang menganiaya petugas," kata penyidik Sat Reskrim Polrestabes Medan, Rabu (1/3/2023).

Sumber mengatakan, setelah menganiaya petugas, kasusnya pun berujung damai. 

Baca juga: Bandar Sabu Suruh Puluhan Preman Aniaya hingga Buang ke Sungai, Juliadi Selamat Usai Pura-pura Mati

"Sudah damai kalau kejadian itu," sebutnya.

Kuat dugaan, karena pernah menganiaya polisi, Jai Sanker pun diduga menjadi makin arogan dan nekat mengancam bunuh jurnalis.

Tidak hanya mengancam bunuh, Jai Sanker juga menghalang-halangi awak media meliput rekontruksi kasus penganiayaan dengan terlapor dua Anggota DPRD Medan. 

Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Teuku Fathir Mustafa ketika ditanya mengenai informasi tersebut mengaku masih mendalaminya. 

Baca juga: Beginilah Tampang Preman Ancam Bunuh Wartawan saat Ditangkap Polisi, Diam dan Cuma Nunduk!

"Kami dalami itu," jawabnya singkat.

Anggota DPRD Medan Tuding Polisi yang Siagakan Preman

Anggota DPRD Medan, Habiburrahman Sinuraya dan David Roni Sinaga, dua terlapor kasus penganiayaan sampai sekarang tidak ditahan Polrestabes Medan.

Belakangan, Anggota DPRD Medan ini menuduh polisi lah yang menyiagakan preman di lokasi rekontruksi, yang kemudian memunculkan aksi pengancaman bunuh dan penghalangan terhadap jurnalis.

Saat diwawancarai Tribun-medan.com, Habiburrahman Sinuraya semula mengakui, bahwa Jai Sanker alias Rakes, preman yang mengancam bunuh dan menghalangi kerja jurnalis adalah dari pihaknya.

Tapi, kata Habib, keberadaan Rakes di lokasi atas suruhan polisi.

"Kalau saya tidak salah dengar, dia (Rakes) diminta oleh petugas kepolisian menjaga keamanan saat rekontruksi berlangsung," kata Habi, Selasa (28/2/2023) malam.

Baca juga: Preman yang Intimidasi Jurnalis ditangkap POLISI, Bungkam Ditanyai Soal Siapa yang Membayar Dirinya

Baca juga: Berikut Tampang Preman Sok Jago yang Intimidasi Jurnalis, Ketika Pakai Baju Tahanan

Habib bilang, memang Rakes ini dari pihaknya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved