Materi Belajar
Pertumbuhan dan Perkembangan pada Hewan, Materi Belajar Biologi Kelas 12
Pertumbuhan dan perkembangan pada hewan akan dibahas pada materi belajar biologi kelas 12 berikut ini.
Penulis: Rizky Aisyah |
TRIBUN-MEDAN.com.MEDAN – Pertumbuhan dan perkembangan pada hewan akan dibahas pada materi belajar biologi kelas 12 berikut ini.
Pertumbuhan hewan ditandai dengan pertambahan ukuran yang tetap dan tidak dapat dikembalikan (non-returnable) seperti tinggi, berat, panjang, dan bentuk tubuh. Misalnya, kupu-kupu dewasa tidak dapat kembali ke kepompongnya. Perkembangan adalah proses perubahan bentuk organ yang mengarah pada pematangan, misalnya sel-sel tubuh menjadi matang sehingga dapat bereproduksi. Hm, menarik, bukan?
Secara umum pertumbuhan dan perkembangan hewan tidak jauh berbeda dengan manusia. Pertumbuhan dan perkembangan hewan terjadi pada seluruh bagian tubuh, dimulai dari proses pembuahan, yaitu pembuahan sel telur oleh sel sperma. Ya, pertumbuhan dan perkembangan hewan dibagi menjadi dua fase utama: fase embrionik dan fase postembrionik.
Tahap embrionik adalah tahap dari pembentukan sel telur yang telah dibuahi hingga perkembangan embrio. Nah, pada tahap ini, zigot yang terbentuk selama proses pembuahan antara sperma dan sel telur bertambah banyak karena mitosis.
Dengan demikian, zigot mengalami pembelahan sel (pembelahan) dan kemudian membentuk organ hingga menjadi individu yang utuh. Eitts, tapi ada beberapa tahapan yang harus dilalui sel telur yang telah dibuahi! Apa langkah-langkahnya? melihat.
Tahap Morula
Pada tahap ini, zigot mengalami mitosis berulang menjadi 2, 4, 8, atau hingga 64 sel. Sel-sel yang terbentuk disebut blastomer. Ketika ada 64, blastomer bergabung bersama untuk membentuk sel berbentuk bola berongga, seperti buah beri, disebut morula. Nama Sst.. berasal dari kata Latin untuk strawberry, yaitu morum.
Tahap Blastula
Selain itu, sel-sel morula terus membelah dan akhirnya membentuk bola sel berongga berisi cairan, yang dikenal sebagai tahap blastokista. Nah, lubang di tengah blastokista disebut blastokista, dan tahap pembentukan blastokista disebut blastokista.
Tahap Gastrula
Tahap gastrula adalah bentuk blastokista yang dikembangkan. Pada tahap ini, depresi tubuh yang lebih jelas terlihat, dan lapisan dalam dinding tubuh embrio dan gastrosol muncul. Nah, kami menyebutnya proses gastrulasi. Lubang tempat depresi nantinya akan berkembang menjadi anus disebut moncong. Ya, pada tahap ini embrio terbentuk dan memunculkan tiga lapisan embrionik: ektoderm, mesoderm, dan endoderm.
Tahap Organogenesis
Tahap organogenesis adalah proses pembentukan berbagai organ tubuh yang terjadi pada tiga lapisan gastrula.
1. Lapisan Ektoderm
Lapisan ektoderm merupakan lapisan terluar. Lapisan ini berkembang menjadi rambut, kulit, sistem saraf, dan indera.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Pertumbuhan-dan-perkembangan-pada-hewan.jpg)