Penyerangan Geng Motor

Geng Motor Makin Merajalela di Wilkum Polres Pelabuhan Belawan, Terekam Serang Warnet, Warga Resah

Aksi brutal geng motor makin menjadi-jadi dan merajalela di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan. Pelaku serang warnet

|
Penulis: Aprianto Tambunan | Editor: Array A Argus

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN- Wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan makin tidak aman akhir-akhir ini.

Kali ini, segerombolan anggota geng motor terekam menyerang warnet (warung internet) di Jalan Marelan I, Pasar IV Barat, Lingkungan VIII, Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan.

Menurut informasi, penyerangan warnet oleh geng motor itu terjadi pada Minggu (3/4/2023) dinihari kemarin. 

Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Josua Tampubolon tak menampik adanya penyerangan geng motor di wilayah hukumnya.

Baca juga: Begal dan Geng Motor Marak di Wilkum Polres Belawan, Pengamat Hukum: Intelijennya Lemah

Kata Josua, dia mengatensi kasus-kasus geng motor yang makin mengerikan ini.  

"Untuk kasus viral seperti geng motor dan begal ini, sudah saya buat surat perintah dan tim khusus untuk menumpasnya," kata Josua Tampubolon pada Tribun-medan.com, Senin (3/4/2023).

Mantan Kapolres Samosir ini mengatakan, meskipun korban atau masyarakat tidak membuat laporan ke polisi, dia kembali berjanji akan menindak tegas pelakunya. 

"Walau korban tidak membuat laporan, kami tetap menemui korban dan melakukan penyelidikan. Anggota sudah saya perintahkan untuk turun langsung ke TKP, dan melakukan pra rekontruksi, karena itu adalah tugas kami sebagai kepolisian untuk melakukan penyelidikan," ucapnya. 

Baca juga: Kapolres Pelabuhan Belawan Ikut Diperiksa Propam Terkait Kasus Penggelapan Pajak Samsat Pangururan

Josua menyebutkan, pihaknya telah menempatkan beberapa personel di tempat yang dianggap rawan kejahatan, dengan bantuan kerja sama pemerintah setempat.

Penjagaan tersebut pun dilakukan pada jam-jam yang dianggap rawan dari tindak kejahatan geng motor maupun begal. 

"Kami sudah buat patroli dengan nama Naga Perak, kita juga tempatkan beberapa personel di daerah rawan dan kita juga bekerjasama dengan kepling dan lurah setempat," pungkasnya. 

Pamer Tangkapan, Tapi Kasus Mandek

Polres Pelabuhan Belawan pamer tangkapan berupa preman dan pelaku kejahatan.

Ada 82 orang yang ditangkap dalam kurun waktu pelaksanaan Operasi Pekat Toba 2023.

Menurut Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Josua Tampubolon, 82 pelaku kejahatan ini diringkus oleh Tim Pemburu Preman dan Tim Naga Perak. 

"Untuk kasus viral dan curas merupakan atensi kami. Contohnya seperti kasus viral geng motor menyerang masyarakat di Jalan Platina Raya, namun korban tidak membuat laporan. Saat ini kami sudah bekerja sama dengan para kepling untuk melakukan patroli," kata Josua, Minggu (2/4/2023).

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved