Berita Medan

Jalan Tangkahan Batu Desa Sigara-gara Patumbak Gelap, Warga Takut Dibegal, Kades Diduga Tak Peduli

Dia khawatir, lokasi yang gelap menjadikan kejahatan subur di lokasi tersebut. Apalagi menurutnya, pembegalan kerap terjadi sebelumnya.

|
Penulis: Fredy Santoso | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN/FREDY SANTOSO
Kondisi jalan Tangkahan Batu, Desa Sigara-gara, Kecamatan Patumbak yang gelap gulita akibat lampu jalan yang padam tak kunjung diperbaiki. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- Warga Kecamatan Patumbak, mengeluhkan kondisi jalanan gelap gulita di Jalan Tangkahan Batu, Desa Sigara-gara, Kecamatan Patumbak, atau tepatnya sebelum jembatan Sigara-gara, jika menuju ke Marindal dari melalui Jalan Besar Patumbak.

Salah satu pengendara yang mengeluh ialah Zulkarnain (23).

Ia mengaku kerap melintas di jalan tersebut usai pulang bekerja.

Ia melewati jalan ini hampir setiap malam, sekitar pukul 00:00 WIB, jika shift sore pulang dinihari.

Dia khawatir, lokasi yang gelap menjadikan kejahatan subur di lokasi tersebut.

Apalagi menurutnya, pembegalan kerap terjadi sebelumnya.

Zulkarnain bercerita pernah hampir dihadang beberapa pria di jalan tersebut. Beberapa orang tiba-tiba berhenti di lokasi. Namun beruntung, dia langsung tancap gas.

"Iya, gelap kali kalau lewat sini. Pernah macam orang mau cegat gitu waktu pulang kerja, gak tau mau begal atau apa aku langsung balap,"kata Zulkarnain, Senin (3/4/2023).

Pantauan di lokasi, hampir sepanjang 300 meter jalan gelap gulita tanpa pencahayaan sedikitpun.

Lampu jalan baru menyala di jembatan dan seterusnya menuju ke Desa Marindal.

Selain gelap, jalanan di lokasi juga nampak menyeramkan, karena lokasinya yang menurun di atapi pepohonan bambu.

Sementara warga sekitar, Riki, bukan nama asli, mengatakan telah melaporkan ke kepala Desa Sigara-gara, Safi'i Tarigan terkait lampu jalan yang mati.

Namun respon kepala Desa diduga kurang sigap hingga lampu mati berbulan-bulan.

Padahal, selama ini warga juga berperan membeli bola lampu agar jalanan tersebut tetap terang dan aman dilewati.

"Padahal kami juga kadang beli. Cuma pak Kadesnya kurang peduli, gak diperbaiki juga walau sudah dilaporkan,"ucapnya.

Terpisah, kepala desa Sigara-gara Safi'i Tarigan mengaku telah mengetahui lampu jalan padam di wilayahnya.

Namun dia tak menjelaskan alasannya kenapa lampu yang mati tak kunjung diperbaiki.

Lantas setelah diberitahu ada warga yang komplain barulah ia segera akan melapor ke dinas terkait soal lampu jalan yang padam.

"Bola lampu jalan ada yang putus, belum diperbaiki. Itu lampu ada berapa titik yang dipasang dari Dinas. Segera akan kita laporkan,"ucapnya.

(Cr25/ tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved