Berita Medan

Kadisdik Medan Pastikan Insentif 2.000 Guru Honorer Cair Sebelum Hari Raya Idul Fitri 1444 H

Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan, Laksamana Putra Siregar memastikan insentif 2.000 guru honorer akan cair dalam waktu dekat. 

|
Penulis: Anisa Rahmadani |
Tribun Medan/Anisa Rahmadani
Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan Laksamana Putra Siregar, saat diwawancarai beberapa waktu lalu. Laksamana mengatakan insentif guru honorer akan cair dalam waktu dekat. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan, Laksamana Putra Siregar memastikan insentif 2.000 guru honorer akan cair dalam waktu dekat. 

Dijelaskan Laksamana, insentif yang akan diterima guru honorer selama tiga bulan terakhir  akan dibagikan sebelum Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah.

Baca juga: NASIB Guru Honorer yang Dipecat Karena Panggil Ridwan Kamil Maneh, Kini Jadi Fotografer Dedi Mulyadi

"Dalam waktu dekat ini akan kita proses. Jika tidak ada halangan, pastinya akan dibagikan sebelum hari raya," ungkap Laksamana, Senin (17/4/2023).

Disinggung kapan tanggal pastinya, Laksamana tidak menjawab secara detail.

"Ditunggu saja, pastinya sebelum hari raya sudah diberikan," ucapnya berkali-kali.

Laksamana mengakui, pihaknya memiliki sejumlah alasan penyebab lambatnya gaji guru honorer tahun ini diberikan.

"Kita akui memang sedikit terlambat. Karena tahun ini ada penggabungan dinas. Kita juga digabung. Jadi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan," terangnya. 

Adanya penggabungan dinas tersebut, Laksamana menyebut, sedikit menghambat dalam menyusun mata anggaran tahun ini.

"Ada beberapa mata anggaran kita sesuaikan. Karena, tahun lalu cuma Dinas Pendidikan saja. Sehingga seluruh insentif terlambat," ucapnya.

Dijelaskan Laksamana, keterlambatan mata anggaran tersebut berdampak dengan lambatnya cair uang  Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP).

"Jadi bukan insentif guru honorer saja ya. TPP kami pun belum cair," jelasnya. 

Laksamana berharap, agar kiranya seluruh guru honorer di Kota Medan agar lebih bersabar. 

"Kita pastikan uang insentif bisa diterima sebelum Lebaran idul Fitri," jelasnya. 

Diakui Laksamana, saat ini hanya ada 2.000 guru honorer tingkat SD dan SMP di Kota Medan

"Dulu ada 4.000 guru honorer di Kota Medan, tapi 2.000 lainnya sudah diangkat jadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (PPPK)," ucapnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved