Covid19

GEJALA BARU Covid19 pada Mata, Varian Arcturus Lebih Menular, Apa yang Harus Dilakukan?

Covid-19 (corona virus) muncul lagi. Kasus mengalami peningkatan jelang Lebaran. Covid-19 (corona virus) muncul lagi.

|
Editor: Salomo Tarigan
Shutterstock kovop58 via kompas
GEJALA BARU Covid19 pada Mata 

"Kita harus tetap waspadai. Memang Arcturus itu penularannya 1,5 kali lebih cepat daripada Kraken," ungkapnya usai melepas Tim Pemantauan Kesehatan Posko Mudik Lebaran 2023, Senin (17/4/2023).

Walau pun memang saat ini, subvarian Omicron XBB.1.5 atau Kraken kata Maxi masih mendominasi.

Sebagai informasi, Kementerian Kesehatan update kasus Covid-19 Subvarian XBB.1.16 atau Arcturus

Saat ini, terjadi penambahan lima kasus sehingga total, sudah ada 7 kasus subvarian Arcturus di Indonesia yang disampaikan oleh Kemenkes.

Hal ini diungkapkan oleh Juru Bicara Kementerian Kesehatan RI Mohammad Syahril.

"Hari ini, kasus baru subvarian Arcturus ini menjadi 7 orang, semula cuma dua," ungkapnya pada konferensi pers yang diadakan Kemenkes, Senin (17/4/2023).

Sebelumnya, dari dua kasus pertama, satu di antaranya pernah memiliki riwayat perjalanan ke luar negeri yaitu dari India.

Sedangkan yang satunya dari penularan lokal.

Kedua pasien tersebut kini sudah dinyatakan sembuh.

"Sekarang ada tambahan lima, dua dari Surabaya yang ketiga ada di Jakarta. Dan allhamdulillah semuanya dalam gejala yang ringan," kata Syahril.

Juru Bicara Kementerian Kesehatan RI Mohammad Syahril ungkap ada kenaikan Kasus Covid-19 di Indonesia.

Ia mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada.

Salah satu upaya yang perlu dilakukan adalah perlu memakai masker untuk mencegah infeksi Covid-19 dan penyakit lainnya.

"Tak hanya Covid-19, penularan penyakit lain pun harus diwaspadai sehingga masyarakat perlu memakai masker," ungkapnya pada konferensi pers virtual, Senin ( 18/4/2023).

Pemakaian masker juga direkomendasikan untuk orang-orang yang merasa sakit.

Halaman
1234
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved