Berita Viral

Curhatan Bripka Andry Dibilang Aneh, Dansat Brimob Sebut Alasan Ngirimin Uang Karena Gakmau Dimutasi

Curhatan Bripka Andry Darmairawan soal setoran uang ke atasan disebut aneh dan janggal. Bahkan ia juga disebut menyetor uang karena tidak mau dimutasi

KOLASE/TRIBUN MEDAN
Komandan Satuan Brimob Kepolisian Daerah Riau Kombes Ronny Lumban Gaol merasa cerita Bripka Andry Darmairawan soal setoran uang Rp 650 juta janggal. 

Akibat dari unggahan itu, Petrus dicopot dari jabatannya dan kini menjalani pemeriksaan di Polda Riau

Adapun Andry juga diperiksa karena dianggap mangkir dari tugas selama tiga bulan setelah dimutasi.

Namun baru-baru ini tersebar informasi bahwa alasan Andry tidak masuk tugas karena dirinya merasa terancam.

Bahkan Bripka Andry meminta perlindungan ke LPSK usai membongkar dugaan keburukan atasannya Kompol Petrus Simamora.  

Setelah viral, kini Bripka Andry akhirnya meminta perlindungan LPSK.

Bripka Andry Darma Irawan, personel Satuan Brimob Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Riau di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), meminta perlindungan Lembaga Perlindungan Saki dan Korban (LPSK).

Bripka Andry viral di media sosial setelah dalam unggahan media sosialnya mengaku atasannya sering minta uang setoran.

Setelah membongkar mengenai uang setoran tersebut, Bripka Andry sempat mendatangi Propam Mabes Polri dan Lembaga Perlindungan Saksi dan korban (LPSK) di Jakarta untuk mencari perlindungan.

"Saya sama ibu sudah ke Jakarta menjumpai LPSK dan Propam Mabes Polri. Namun, waktu ke Propam Mabes Polri itu hari libur, sehingga tidak dapat berjumpa,” jelasnya.

“Kalau di LPSK saya diterima dan ada bukti tanda terimanya," sebut Andry.

Andry juga mengaku bahwa saat ini selain mengurus masalah yang dihadapinya saat ini, dirinya juga fokus mengurus ibunya yang sedang sakit komplikasi.

Menurutnya, kesehatan ibunya menurun dengan adanya masalah mutasi tersebut.

Dalam wawancara dengan Kompas.com tersebut, Andry mengaku belum masuk dinas setelah membongkar masalah setoran tersebut.

"Saya pendam tiga bulan ini masalah. Akhirnya saya ceritakan semuanya di media sosial saya," ucap Andry.

Dia mengaku bukan tidak mau masuk dinas, tetapi khawatir setelah membongkar rahasia komandannya itu.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved