Alasan Anggota Brimob Bripka Andry Darma tak Masuk Dinas Lagi, Ternyata Lapor Nyawanya Terancam
Andry Darma Irawan kini enggan masuk kantor. Alasannya, anggota Brimob tersebut merasa terancam nyawanya . . .
Kini lapor LPSK,Nyawa Bripka Andry Darma Irawan terancam
TRIBUN-MEDAN.com - Beginilah kondisi anggota Brimob Bripka Andry Darma Irawan yang menjadi korban pemerasan komandannya.
Setelah bongkar kelakuan komandannya, Brimob Andry Darma Irawan pun menjakani pemeriksaan Prompam Polda Riau.
Komandannya Kompol Petrus Simamora sudah dicopot dari jabatannya.
Akan tetapi, Andry Darma Irawan kini enggan masuk kantor atau berdinas lagi.
Alasannya, anggota Brimob tersebut merasa terancam nyawanya.
Lantas bagaimana nasib anggota Brimob Andry Darma Irawan terkini?

Andry Darma Irawan yang mengaku diperas komandannya kini merasa terancam.
Andry sebelumnya mengungkap menyetor Rp 650 juta sebagai uang sogok agar tidak dimutasi.
Alhasil, Andry tidak mendapat keinginannya meski sudah dimintai uang oleh komandannya.
Kabar itu viral di media sosial (medsos) setelah dibongkar oleh korban.

Dalam curhatnya, anggota Brimob bernama Bripka Andry Darma Irawan itu kecewa karena dimutasi tanpa alasan yang jelas.
Baca juga: Disorot Mahfud MD Akhir Nasib Syarifah Fadiyah, Pemko Jambi Cabut Laporan, Ternyata Ini Penyebabnya
Padahal saat itu, anggota Brimob Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Riau yang bermarkas di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) itu sedang mengurus ibunya yang sakit.
Sebelum dimutasi, Bripka Andry membongkar isi chat dengan komandannya Kompol Petrus H Simamora.
Baca juga: Jelang Manchester City vs Inter Milan Duel Final, Bintang Man City Kyle Walker Absen Latihan
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.