Breaking News

Penganiayaan

Pria Aniaya Wanita br Situmorang dan Rampas Uangnya di Warung Tuak Belum Ditangkap, Ini Kata Polisi

Setelah hasil visum keluar dan pemeriksaan terhadap terduga pelaku, kasus tersebut akan dinaikkan dari penyelidikan ke tahap penyidikan.

Istimewa
Ilustrasi penganiayaan 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Polisi masih melakukan penyelidikan terkait kasus penganiyaan dan perampasan terhadap seorang wanita br Situmorang, di Desa Namorih, Kecamatan Pancur Batu, Deliserdang.

Menurut Kapolsek Pancur Batu, Kompol Norma Haryanto, pihaknya masih menunggu hasil visum dari korban.

"Kami menunggu hasil visum dulu," kata Norma kepada Tribun-medan, Selasa (20/6/2023).

Ia menyampaikan, pihaknya juga akan melakukan pemeriksaan terhadap terduga pelaku berinisial A yang juga merupakan warga setempat.

"Sudah kami jadwalkan pemeriksaannya," sebutnya.

Dikatakannya, petugas juga telah memeriksa sejumlah saksi termasuk korban dan juga menyita barang bukti.

Setelah hasil visum keluar dan pemeriksaan terhadap terduga pelaku, kasus tersebut akan dinaikkan dari penyelidikan ke tahap penyidikan.

"Nanti saya cek dulu berapa orang yang sudah diperiksa. Tapi alat bukti saksi sudah memenuhi," tuturnya.

Sebelumnya, Terjadi aksi pencurian dengan kekerasan di sebuah warung tuak di kawasan Desa Namorih, Kecamatan Pancur Batu, Deliserdang.

Informasi yang diperoleh oleh Tribun-Medan, peristiwa ini terjadi, pada Sabtu (17/6/2023) sekira pukul 02.00 WIB.

Pelaku sempat melukai seorang wanita menggunakan batu dan sempat melarikan uang korban sebanyak Rp 1,2 juta.

(cr11/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved