TRIBUNWIKI
SOSOK H. Husein Mutahar, Pencipta Lagu 17 Agustus yang Merupakan Seorang Habib
Ketika pemerintah pusat dipindahkan secara paksa dari Jakarta ke Yogyakarta, beliau diundang oleh Laksamana Muhammad Na
Penulis: Rizky Aisyah | Editor: Ayu Prasandi
H. Mutahar meninggal dunia pada tanggal 9 Juni 2004 di Jakarta pada usia 88 tahun.
Beliau dianugerahi Medali Nasional Bintang Mahaputra atas jasa-jasanya dalam menyelamatkan bendera merah putih dan oleh karena itu beliau berhak dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Nasional Kalibata.
Beliau juga dianugerahi Bintang Gerilya atas partisipasinya dalam perang gerilya dari tahun 1948 hingga 1949.
Namun, ia tidak menginginkannya sesuai dengan keinginannya, karena merasa sebagai warga negara biasa.
Sehingga beliau ingin dimakamkan di pemakaman umum, yaitu TPU Jeruk Purut di Jakarta Selatan.
Demikianlah biografi H. Mutahar, tokoh penting dalam penciptaan lagu Hari Merdeka, yang ternyata adalah seorang Habib.

Lirik lagu 17 Agustus menyiratkan tentang kemerdekaan bangsa Indonesia.
Lagu yang berjudul asli "Hari Merdeka" ini selalu dinyanyikan pada saat perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia.
Lagu ini diciptakan oleh Habib Husein Mutahar pada tahun 1946, setahun setelah proklamasi kemerdekaan Indonesia.
Lagu kebangsaan, termasuk lagu 17 Agustus ini, biasanya dinyanyikan oleh masyarakat untuk membangkitkan suasana perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia.
Bahkan, lagu 17 Agustus menjadi lagu wajib yang selalu dinyanyikan pada perayaan kemerdekaan.
Di bawah ini adalah lirik lagu 17 Agustus atau lagu Hari Merdeka.
Lirik Lagu 17 Agustus atau Hari Merdeka
Tujuh belas Agustus tahun empat lima
Itulah hari kemerdekaan kita
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.