TRIBUNWIKI
SOSOK H. Husein Mutahar, Pencipta Lagu 17 Agustus yang Merupakan Seorang Habib
Ketika pemerintah pusat dipindahkan secara paksa dari Jakarta ke Yogyakarta, beliau diundang oleh Laksamana Muhammad Na
Penulis: Rizky Aisyah | Editor: Ayu Prasandi
Merdeka
Sekali merdeka tetap merdeka
Selama hayat masih dikandung badan
Kita tetap setia tetap sedia
Mempertahankan Indonesia
Kita tetap setia tetap sedia
Membela negara kita
Tujuh belas Agustus tahun empat lima
Itulah hari kemerdekaan kita
Hari merdeka nusa dan bangsa
Hari lahirnya bangsa Indonesia
Merdeka
Sekali merdeka tetap merdeka
Selama hayat masih dikandung badan
Kita tetap setia tetap sedia
Mempertahankan Indonesia
Kita tetap setia tetap sedia
Membela negara kita
Sejarah dan Makna Lagu Hari Merdeka
Habib Husein Mutahar adalah pencipta lagu 17 Agustus atau Hari Merdeka.
Sebuah artikel di Repository Universitas Islam Riau berjudul "Analisis Lagu Hari Merdeka Karya H. Mutahar Aransemen Singgih Sanjaya Dalam Gubahan Paduan Suara" menyatakan bahwa lagu 17 Agustus diciptakan oleh H. Mutahar ketika berada di Hotel Garuda Yogyakarta.
Pada saat itu, Mutahar dan Hugeng sedang mengawal Presiden Indonesia Soekarno.
Lirik lagu 17 Agustus memiliki makna yang mendalam bagi kemerdekaan Indonesia.
Dijelaskan bahwa lirik lagu 17 Agustus menunjukkan sikap patriotisme dan sikap yang teguh, serta menunjukkan tekad untuk mengabdi kepada bangsa dan negara.
Pesan yang tersirat dalam lagu perjuangan ini adalah kewajiban kita sebagai bangsa Indonesia untuk mencintai negara dan mempertahankan kedaulatannya, serta mengungkapkan rasa syukur atas anugerah Tuhan Yang Maha Esa yang telah memperjuangkan kemerdekaan.
(cr30/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.