Begini Mirisnya Kualitas Udara Jakarta Setelah Era Anies, Hotman Paris : Gawat Polusi!
Begini parahnya kualitas udara di Jakarta setelah era Gubernur Anies Baswedan. Bahkan pengacara kondang, Hotman Paris saja menyoroti gawatnya udara pa
Postingan Hotman Paris pun disambut beragam komentar dari masyarakat.
Baca juga: Masih Ingat Paskibraka Keturunan Jepang? Kini Dia Siap Masuk Akpol Loh, Begini Penampilan Terbarunya
Baca juga: Kejadian Janggal Dialami Pelaku Pembunuhan Junior di UI, Ketakutan : Aku Dihantui Setiap Malam
Pemprov DKI Minta Warga Kurangi Mobilitas Mobil Pribadi
Disisi lain, buruknya kualitas udara Jakarta, Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Asep Kuswanto mengungkapkan polusi dipicu tingginya mobilitas masyarakat.
Hal ini disebabkan oleh meningkatnya kegiatan ekonomi yang dilakukan masyarakat.
“Dengan semakin menguatnya (kegiatan) ekonomi, maka mobilitas masyarakat menggunakan transportasi juga semakin tinggi. Hal itu sangat berpengaruh terhadap kualitas udara Jakarta,” kata Asep Kuswanto dikutip Tribun-Medan.com dari Kompas.com.
Asep berharap masyarakat mau menggunakan transportasi publik untuk berkegiatan.
“(Setidaknya) 70 persen pencetus kualitas udara buruk di Jakarta itu adalah dari transportasi, sehingga kalau ingin memperbaiki kualitas udara maka kurangilah mobilitas menggunakan mobil pribadi,” kata Asep.
“Pastinya gunakan bahan bakar yang ramah lingkungan,” tambahnya.
Tak hanya itu, kualitas udara di Jakarta kian memburuk lantaran mulai memasuki musim kemarau.

"Ya karena memang hujan berkurang kemudian aktivitas masyarakat bertambah," ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup (Kadis LH) DKI Jakarta Asep Kuswanto, Minggu (16/7/2023).
Selain itu, aktivitas pembangunan infrastruktur dan konstruksi di Jakarta juga turut mempengaruhi kualitas udara.
“Pembangunan Jakarta biasanya tengah tahun hingga akhir sedang tinggi-tingginya, sehingga pembangunan konstruksi pun sangat berpengaruh terhadap kualitas udara,” ujar Asep.
Oleh karena itu, ia mengimbau agar masyarakat tetap memakai masker saat beraktivitas di luar ruangan.
Selain itu, Asep juga mengimbau agar masyarakat Ibu Kota menggunakan transportasi umum saja.
Hal itu demi menjaga kualitas udara yang kurang baik saat musim kemarau.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.