Berita Viral

Siapa Mayor Dedi Hasibuan yang Bawa Pasukan Geruduk Polrestabes Medan, Kini Diperiksa Intel Kodam

Siapa Mayor Dedi Hasibuan yang bawa pasukan TNI geruduk Polrestabes Medan pada Sabtu (5/8/2023). 

Tayang:
HO
Siapa Mayor Dedi Hasibuan yang bawa pasukan TNI geruduk Polrestabes Medan pada Sabtu (5/8/2023).  

"Ini kan sekarang sedang kami tangani," ungkap Fathir.

"Pak mau dia nanti di Papua sana, kalau nanti ada pemanggilan kami hadirkan," tegas Dedi.

"Bapak memaksakan kehendak ini," kata Fathir.

"Oh tidak. Pak bapak yang memaksakan kehendak, kenapa ini diskriminasi, tidak ada diatur dalam KUHAP. Saya bicara dulu," bentaknya.

"Saya hargai bapak datang ke sini, saya sudah menyampaikan itu," kata Fathir dengan sikap tenangnya.

"Kalau bapak menghargai, maka bapak jawab tertulis kemarin jangan hanya wa saja," bentak Dedi lagi.

"Suratnya baru masuk kemarin gimana saya jawab," kata Fathir lagi.

"Pak saya datang ke sini mengantar langsung ke ajudan, ke bapak juga. Bapak dari kemarin saya tidak bisa ketemu, pakai password loh itu saya tekan 9 kali, saya bel bapak ada yang namanya Rani bilang bapak kasat tidak ada ditempat ke Polda," imbuh Dedi.

"Saya menemui Jokowi waktu di Paspampres saja nggak seperti ini susahnya, seorang Kompol susah sekali menemui nya," ujar Dedi dengan nada sepele.

"Bapak datang tiba-tiba," jawab Fathir.

"Pak yang namanya ini punya negara punya rakyat, saya pak saya punya kantor juga di Kodam sana, setiap orang datang kami terima pak, nggak ada dipersulit," debat Dedi lagi.

Dengan menanggapi nada bentakan Mayor Dedi Hasibuan, Kompol Teuku Fathir tetap bersikeras bahwa yang dilakukannya sudah sesuai dengan prosedur hukum.

"Saya sudah jelaskan prosedur nya, saya sudah sampaikan kepada kasat Intel, oke kalau bapak minta di bantu ya kita lihat proses nya kita gelarkan," beber Fathir.

Tetapi, Mayor Dedi tetap memaksakan agar pelaku ARH di tangguhkan sesuai keinginannya dan juga anggotanya yang lain.

"Proses hukum tetap berjalan, kami hanya konteks ditangguhkaan," ucap Dedi lagi.

"Tidak ada dalam proses hukum kewenangan itu personal tidak ada," tegas Fathir.

"Silahkan, kenapa ini ditangguhkan LP nya sama, Laporan polisi nya sama terlapornya juga dua, kok ini. Hati-hati loh ini ada apa ini sampean gimana ini," tukas Dedi.

Sosok Mayor Dedi Hasibuan

Mayor Dedi Hasibuan kini menjabat sebagai Penasihat Hukum Kodam I Bukit Barisan Mayor Dedi Hasibuan.

Adapun Kodam atau Komando Daerah Militer I/Bukit Barisan Komando Kewilayahan Pertahanan yang meliputi Provinsi Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, dan Kepulauan Riau.

Otomatis, bisa dibilang bahwa wilayah kerja Dedi Hasibuan memiliki cakupan yang luas.

Dedi datang ke Polrestabes Medan untuk menagih kejelasan proses hukum masalah pemalsuan surat keterangan tanah yang diduga dilakukan oleh ARH.

Adapun ARH diduga ambil andil dalam pemalsuan sertifikat eks PTPN II.

ARH dan Dedi Hasibuan disebut-sebut masih memiliki hubungan kekerabatan.

Mayor Dedi Hasibuan juga mengaku sempat menjadi Paspampres atau Pasukan Pengamanan Presiden.

Hal tersebut dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi yang menyebut bahwa ARH dan Dedi Hasibuan bersaudara.

Dedi juga kebetulan ditunjuk sebagai kuasa hukum ARH yang kini ditahan oleh kepolisian.

Tak heran bila Dedi tampak arogan dan mengintimidasi Kompol Fathir.

Bahkan Dedi sempat membentak kala Kompol Fathir memberikan penjelasan terkait kejelasan penahanan ARH.

Dedi kini mendapat batunya atas sikap yang dinilai arogan terhadap penegak hukum.

Kini, Intel Kodam I/Bukit Barisan tengah melakukan pemeriksaan terhadap Dedi.

"Iya sedang kita minta keterangan," kata Kapendam I Bukit Barisan Kolonel Inf Rico J Sinaga ketika dikonfirmasi wartawan, Senin (7/8/2023).

Dedi dimintai klarifikasi terkait aksi nekatnya melabrak sosok Komisaris Polisi itu.

"Minta keterangan klarifikasi kejadian kemarin (di Polrestabes Medan) ," ucap Rico.

(*/tribun-medan)

Baca Berita Tribun Medan Lainnya di Google News

Sumber: Tribunnews
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved