Premanisme

Usai Diperas dan Diancam, Pemilik Toko Sparepart Lebih Memilih Damai dengan Preman

Pemilik toko spareparts yang diperas dan diancam memilik berdamai dengan preman sok jago yang minta uang Rp 500 ribu

Tayang:
Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/ALFIANSYAH
Rawindren, preman perut buncit ngaku anggota SPSI pasang muka sedih usai ditangkap petugas Polsek Medan Barat karena memeras dan mengancam pedagang, rabu (24/8/2023) malam. 

Saat ini, lanjut Rizky, penyidik masih menunggu korban untuk membuat laporan.

Polisi sudah datang ke toko korban, tapi masih tutup.

"Tadi sudah kita coba mendatangi toko, tapi tutup. Jadi untuk korban belum bisa kita hubungi sementara, nanti akan kita datangi lagi untuk tindak lanjut laporan nya," bebernya.

"Saat ini kita amankan dulu sampai adanya laporan dari korban. Nanti kita lihat situasi, setelah kita datangi korban," pungkasnya.

(cr11/tribun-medan.com)

BACA JUGA: Nasib Pilu Putri Jenderal Kopassus Pertama Papua, Suami Selingkuh dengan Pendeta Wanita, Korban KDRT

BACA JUGA: SOK KERAS, Preman Perut Buncit Ngaku Anggota SPSI yang Peras Pedagang Akhirnya Lemas Ditangkap

BACA JUGA: Suka Nonton Film Bokep Gay Jadi Alasan Dua Ustaz Pesantren Cabuli 24 Santri, JPU: Suka Laki-laki

BACA JUGA: Musibah Mantan Anggota DPRD Langkat, Lagi Ngunduh Mantu Rumah Ludes Terbakar

Update berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter  

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved