Kesehatan

6 Manfaat Kencur untuk Kesehatan, Menurunkan Tekanan Darah hingga Mencegah Kanker

Di Indonesia kencur digunakan secara turun-temurun sebagai bahan jamu seperti beras kencur yaitu campuran beras, kencur, asam jawa dan gula merah.

Tayang:
Penulis: Rizky Aisyah | Editor: Randy P.F Hutagaol
HO
Ilustrasi kencur. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – Kencur adalah tanaman herbal dengan aroma dan rasa yang unik.

Dengan nama latin Kaempferia galanga, tanaman ini tumbuh secara luas di Asia Tenggara, termasuk Indonesia, Kamboja, Thailand, dan Malaysia.

Kencur tergolong dalam keluarga kecombrang, temu ireng, dan jahe, dan telah lama dikenal sebagai tanaman obat tradisional.

Manfaat kencur terdapat pada daun dan rimpangnya. Daun dan rimpang kencur dapat digunakan untuk mengatasi ketombe dan sakit seperti sakit kepala, sakit gigi, dan sakit perut.

Kencur banyak digunakan tidak hanya sebagai obat herbal, tetapi juga dalam sampo, cuka, bedak, dan produk aromaterapi.

Di Indonesia, kencur telah digunakan secara turun-temurun sebagai bahan jamu seperti beras kencur, yaitu campuran beras, kencur, asam jawa, dan gula merah.

Selain itu, kencur memiliki beberapa manfaat kesehatan yang menyaingi pengobatan modern antara lain:

1. Menurunkan tekanan darah

Kencur telah lama digunakan untuk mengobati tekanan darah tinggi atau hipertensi.

Hal ini dikarenakan adanya kandungan kalium, antioksidan, dan senyawa diuretik di dalam kencur, dan berbagai penelitian mendukung fakta ini.

Kandungan dalam kencur diketahui dapat menurunkan tekanan darah dan menjaganya tetap stabil. Kencur juga baik untuk melancarkan peredaran darah.

2. Membasmi bakteri penyebab penyakit

Ekstrak kencur diketahui mengandung minyak atsiri yang memiliki sifat antibakteri. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa sifat antibakteri dari kencur dapat membunuh bakteri pada kulit, gigi dan gusi, serta saluran pernapasan.

Bahkan dipercaya dapat membunuh mycobacterium tuberculosis, penyebab penyakit TBC.

Namun, penelitian sejauh ini masih terbatas pada percobaan di laboratorium, sehingga efektivitas dan tingkat keamanan kencur sebagai pengobatan penyakit infeksi masih perlu diteliti lebih lanjut.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved