Bocah Diserang Anjing Liar

Tragis, Bayi 1 Tahun di Lampung Diserang Ajing Liar, Dinkes Pastikan Bebas dari Rabies

Anak tersebut masih dalam pemantauan apakah mengalami gejala rabies usai gigitan.

|
Editor: Satia
iStock Photo
Ilustrasi anjing german shepherd (herder) gigit bocah 9 tahun saat hendak pergi sekolah 

Sementara Zerina tengah bermain sendiri di halaman rumahnya.

Mengetahui anaknya diserang anjing liar, Kani langsung membawanya ke mantri desa untuk mendapatkan pertolongan pertama.

Ayah korban mengungkapkan, Zerina tidak menangis saat diserang anjing liar tersebut.

Baca juga: Paten Kali Kepala Sekolah di Ponorogo ini, Kutip Uang Sumbangan ke Siswa Untuk Beli Mobil Baru

Pihak Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunak) Kabupaten Tanggamus juga bergerak cepat untuk mengambil sampel otak anjing liar yang menyerang bocah itu.

Kabid Kesehatan Hewan Disbunnak Tanggamus Robbi Zidni mengatakan, dari hasil uji laboratorium, anjing liar itu terindikasi positif rabies.

Disbunnak Tanggamus langsung sosialisasi kepada masyarakat terkait masalah rabies tersebut.

Sosialisasi ini juga bekerja sama dengan Persatuan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Provinsi Lampung.

Hal itu dilakukan untuk meminimalisasi terjadinya penularan rabies dari hewan kepada manusia di Kabupaten Tanggamus.

Artikel ini Tayang di Tribun Lampung

Baca Berita Tribun Medan Lainnya di Google News

Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved