Pembunuhan di Subang
Yoris Anak Yosef Hidayah Disebut-sebut Berpotensi Tersangka, Sang Pengacaranya Ungkap Hal Ini
Kelima tersangka ialah Yosef suami sekaligus ayah korban, Danu sepupu sekaligus keponakan korban, Mimin istri muda Yosef, serta Arighi dan Abi.
TRIBUN-MEDAN.COM - Hingga saat ini, Minggu (29/10/2024), sudah 5 orang ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan ibu dan anak di Subang, yang korbannya Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu.
Kelima tersangka ialah Yosef suami sekaligus ayah korban, Danu sepupu sekaligus keponakan korban, Mimin istri muda Yosef, serta Arighi dan Abi anak Mimin.
Penetapan tersangka terhadap kelima ini setelah Danu mengakui perbuatannya dan keterlibatan lainnya.
Sebelumnya kasus ini telah bergulir selama dua tahun, sejak kedua jenazah ditemukan bersimbah darah di dalam mobil Alphard korban pada 18 Agustus 2021 lalu.
Pihak kepolisian telah memeriksa ratusan saksi dan sejumlah alat bukti.
Kabar terbaru, di tengah dilakukannya penyelidikan kasus, diisukan bakal ada tersangka baru. Sosok calon tersangka baru itu diduga orang dekat korban.
Benarkah sosoknya ialah Yoris?
Dugaan soal pihak kepolisian bakal menetapkan tersangka baru itu berasal dari kuasa hukum Yoris sendiri.
Dalam tayangan Youtube Diskursus Net, pengacara Yoris Leni Anggraeni mengurai analisanya terkait kasus Subang.
Diakui Leni, ia sempat mengira bahwa kliennya akan dijadikan tersangka.
"Ini hanya gambaran kita bisa salah bisa benar, mungkin ada skenario yang dibuat seolah-olah ini (Yoris) akan jadi tersangka. Ini tuh emang ngarahnya (Yoris) dijadikan tersangka ," ungkap Leni Anggraeni dilansir TribunnewsBogor.com, Sabtu (28/10/2023).

Tak cuma analisa, Leni juga menduga Yoris bakal jadi tersangka usai dipanggil pihak kepolisian. Kabarnya penyidik telah mempunyai bukti keterlibatan Yoris.
"Bahkan pihak kepolisian manggil saya, dia bilang 'teh, jangan terlalu percaya sama klien teteh. Kami mengantongi bukti-bukti bahwa klien teteh terlibat dalam pembunuhan'. Kata saya 'ah masa? saya akan membantu kalau betul'. Saya akan cari tahu," pungkas Leni menjawab pihak kepolisian itu.
Mengetahui hal tersebut, Leni segera berkoordinasi dengan Yoris terkait bukti yang dimiliki kliennya itu. Termasuk dengan chat lama di ponsel terdahulu Yoris.
"Akhirnya saya ambil Handphone (Yoris) kita serahkan semuanya (ke penyidik). HP lama jangan dihilangin ya Yoris, soalnya di situ ada bukti yang kita kasih ke pihak berwajib. Tapi ternyata sudah clear," imbuh Leni.
Beruntung, firasat Leni tak terbukti hingga kemarin. Sebab Yoris masih berstatus saksi dan jumlah tersangka belum bertambah.
Kendati demikian, Leni sempat mencurigai Yoris terkait kasus Subang. "Berjalan beriring waktu terus, sempat lega, alhamdulillah klien saya tidak terlibat. Kita juga penasaran, sempat curiga juga sama Yoris, saya cari motifnya, ini ada enggak alasannya untuk membunuh ibu sama adiknya, saya sempat ngomong,"ujar Leni.
Meskipun penyidik telah menetapkan lima tersangka, Leni dan kliennya enggan berburuk sangka kepada para pelaku.
Leni pun tak menutup kemungkinan jika polisi akan menetapkan tersangka baru. Namun, ia berharap bukan kliennya.
"Asas praduga tak bersalah juga harus dikedepankan, kita hormati proses di kepolisian, nanti akan seperti apa, bisa saja nanti ada tersangka lain," ucap Leni.

Firasat Tim Pengacara Yosef
Sementara, tim pengacara Yosef justru mengurai firasat lain. Ketua tim pengacara Yosef, Rohman Hidayat justru menyinggung sosok Yoris dalam kasus Subang.
Sebab diakui Rohman, yang kini menguasai harta dan kekayaan korban, Tuti dan Amalia adalah Yoris, bukan Yosef atau istri mudanya. Bahkan diungkap Rohman, TKP yang merupakan rumah milik mendiang Tuti sekarang dikuasai Yoris.
"Itu TKP dikuasai Yoris sekarang, pak Yosef enggak megang itu kunci TKP," akui Rohman Hidayat kepada TribunnewsBogor.com.
Diakui Rohman, kliennya bahkan tidak bisa masuk ke rumah mendiang istri dan anaknya itu. Karena seluruh asetnya korban Subang dipegang sang sulung.
"Tempat itu (rumah Tuti dan Amalia) diklaim sama Yoris hari ini, dikuasai sama Yoris. Waktu saya sempat mau main ke sana sama Pak Yosef sebulan yang lalu setelah kami ziarah kubur, kami enggak bisa masuk karena kuncinya dipegang Yoris," ungkap Rohman.
Kendati demikian, Rohman mengaku tidak tahu maksud dan tujuan Yoris mengendalikan harta mendiang Tuti dan Amalia. Rumah yang jadi TKP pembunuhan dua tahun lalu itu pun kini tak berpenghuni.
"Intinya dikuasai sama Yoris hari ini, ditempati juga enggak," ujar Rohman.
Selain rumah, Yoris juga kini telah menjadi pemimpin alias Kepala Sekolah di yayasan sekolah milik Yosef. Terkait hal tersebut, Yoris sempat mengurai alasannya.
"Ditarik lagi sama si papah soalnya papah maksa Yoris buat ngejalanin sekolah lagi, dulu lewat Kades Jalancagak ya saya mengalah," ungkap Yoris.
Baca juga: KABARNYA Bakal Ada Tersangka Baru di Kasus Pembunuhan di Subang, Pengacara Yoris Mulai Merasa Cemas
Baca juga: Fakta Baru Kasus di Subang: Ternyata Yosef Punya Utang Fantastis, Janji Bayar Saat Cair Dana BOS
(*/tribun-medan.com)
Artikel ini telah tayang di TribunnewsBogor.com dengan judul Heboh Isu Bakal Ada Tersangka Baru Kasus Subang, Sosoknya Terkuak, Firasat Tim Yosef Jadi Kenyataan?
Terungkap Motif 2 Perempuan Penyuka Sesama Jenis yang Habisi Nyawa Pria Disabilitas di Subang |
![]() |
---|
UPDATE Kasus Subang, Bukti Cukup, Mimin dan 2 Anaknya tak Bisa Mengelak Lagi, Siap-siap Dipenjara |
![]() |
---|
Terkuak Dalang Utama Kasus Subang, Ini Sosok yang Inisiasi Pembunuhan, Bakal Terancam Hukuman Mati |
![]() |
---|
Danu Resmi Jadi Justice Collaborator Kasus Pembunuhan di Subang, Yosef dkk Mulai Ketar-ketir? |
![]() |
---|
Polda Jabar akan Limpahkan Berkas Perkara Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang ke Kejaksaan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.