Gara-gara Sakit, Harimau di Medan Zoo Mati
Seekor harimau di Medan Zoo ditemukan mati di kandangnya sendiri, Senin (6/11/2023). Harimau berjenis kelamin laki-laki itu bernama Erha.
Penulis: Anisa Rahmadani | Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Seekor harimau di Medan Zoo ditemukan mati di kandangnya sendiri, Senin (6/11/2023). Harimau berjenis kelamin laki-laki itu bernama Erha, usianya 11 tahun terhitung sejak ia masuk di Kebun Binatang tahun 2012 silam.
Menurut petugas Medan Zoo Ahmad Arfan, ia melihat Erha tak bernyawa lagi pada pukul 09.00 WIB.
Dikatakan Arfan, Harimau Sumatera itu mati dikarenakan sakit. Menurutnya, sejak seminggu yang lalu nafsu makan Erha juga sudah berkurang.
"Seminggu yang lalu, dia (Erha) sudah berkurang nafsu makannya. Itu kita sudah langsung bawa dia ke dokter hewan. Sudah ditanganilah," jelasnya.
Namun, menjelang dua hari sebelum mati, Erha tidak mau makan sama sekali.
"Dua hari lalu, Erha nggak mau makan. Yang biasanya makan 10 potong daging. Ini jadinya tujuh potong saja," jelasnya.
Namun diakuinya memang berat badan Erha sudah turun sejak beberapa minggu belakangan ini.
"Iya memang turun tapi itu karena dia nggak mau makan. Tadi juga sudah kita kuburkan bangkainya di sini," jelasnya.
Sementara itu, mendengar kabar Erha mati, Mantan Wali Kota Medan Rahudman Harahap mengunjungi Medan Zoo.
Pasalnya, yang memberi nama harimau tersebut adalah Rahudman ketika masih menjabat sebagai Wali Kota Medan. Menurut Rahudman, ada tiga harimau yang lahir ketika ia menjabat sebagai Wali Kota. Satu diantara harimau itu diberi nama Erha.
Baca juga: Pembangunan Depo BRT Pinang Baris-Amplas Dimulai Bulan Depan
"Saya dapat informasi harimau Erha ini lahir tahun 2012 yang lalu. Waktu itu saya datang kalau nggak salah waktu itu lahir tiga harimau kita bikin namanya Erha. Kabarnya kemarin sakit dan hari ini meninggal," ucapnya.
Namun menurut Rahudman kunjungannya ke Medan Zoo bukan hanya matinya Erha. Melainkan ingin melihat kondisi Medan Zoo saat ini. Satu hal yang perlu di catat Harimau Sumatera ini cukup langka dan harus dipelihara dengan baik," jelasnya.
Menurutnya saat ini Medan Zoo sangat memprihatinkan. Apalagi pengunjung Medan zoo pun sudah mulai alami penurunan.
"Jujur dari hati saat ini Medan zoo sangat memprihatinkan. Pengunjung tidak akan mau ke sini tanpa ada pembenahan dari Pemerintah Daerah Kota Medan," jelasnya.
Sepanjang jalan menuju kandang Harimau, kata Rahudman, jalannya saja sudah tidak baik. "Jalan setapak saja tadi sudah tidak dibenahi. Rumput dan lumut di mana-mana. Karyawannya di mana-mana," jelasnya.
Rahudman berharap, agar pemerintah daerah dan DPRD Medan mulai memperhatikan Medan Zoo. (cr5/Tribun-Medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Pengunjung-Medan-Zoo-saat-melihat-peta-Kawasan-Medan-Zoo_.jpg)