Berita Viral

PILU Santri di Jambi Dianiaya Senior, Perut Lebam, Kemaluan Bengkak, Telepon Ayah Minta Jemput

Santri berinisial APD tersebut menjadi korban penganiayaan seniornya. Akibatnya ia mengalami lebam di perut, paha kanan dan kiri, serta bengkak di kem

Editor: Liska Rahayu
Istimewa
Santri Dianiaya Senoir 

TRIBUN-MEDAN.com - Kondisi memilukan dialami seorang santri di Jambi.

Santri berinisial APD tersebut menjadi korban penganiayaan seniornya. Akibatnya ia mengalami lebam di perut, paha kanan dan kiri, serta bengkak di kemaluan.

Sebelum akhirnya ketahuan, APD sempat menelepon ayahnya dan minta dijemput.

Diketahui, santri berinisial APD (12) kelas 7 ini menjadi korban perundungan oleh dua orang seniornya di pondok Tawakal Tri Sukses Kota Jambi.

Imbas perundungan itu APD sampai mengalami luka lebam di bagian paha, cidera di bagian kelamin.

Kondisi yang memprihatinkan membuat korban harus dilarikan ke RSUD Raden Mattaher Jambi.

Lantas, bagaimana kondisi APD saat ini?

Penganiayaan ini pertama kali terungkap setelah APD menelepon ayahnya. 

"Yah, kalau ayah tidak mau menyesal, jemput saya sekarang," kata APD dalam sambungan telepon itu.

Setelah mendengar permohonan itu, Rikarno Widi Setiawan, ayah kadung APD, langsung bergegas ke pondok pesantren. 

Sesampainya di sana, APD tampak terbaring dan terlihat kesakitan di unit kesehatan pondok (UKP).

Rikarno menerangkan, anaknya mengalami luka lebam dan cidera dibagian kelamin, karena digesek secara keras menggunakan kaki oleh seniornya.

"Prakteknya itu mulut anak saya di tutup, tangannya dipegang kakinya juga dipegang secara kuat dipaksa, terus kaki pelaku itu nendang kemaluan anak saya," kata Rikarno, Kamis (30/11/2023).

Lanjutnya, setelah selesai melakukan perbuatan tersebut korban mengalami kesakitan. 

Tak sampai disitu, pelaku justru menginjak perut korban.

Halaman
123
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved