Berita Viral
Kasus Kematian Aldi Nababan Ditutup, inilah Hasil Forensiknya, Diduga Akhiri Hidup, Alat Vital Rusak
Diketahui bahwa setelah kematiannya sempat dianggap janggal, kini terungkap penyebab Aldi tewas bukan karena kekerasan.
TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Hasil forensik Aldi Sahilatua Nababan, mahasiswa yang ditemukan tewas dan membusuk di kamar kos, di Bali, beberapa waktu lalu.
Dalam kasus ini, Aldi ditemukan tewas mengenaskan, di mana alat vital hancur.
Polisi bahkan menutup kasus kematian Aldi ini lantaran sudah mendapatkan jawaban.
Baca juga: TEROWONGAN HAMAS DI GAZA - Kini Dibanjiri dari Laut Mediterania oleh Militer Israel, Dikecam PBB
Diketahui bahwa setelah kematiannya sempat dianggap janggal, kini terungkap penyebab Aldi tewas bukan karena kekerasan.
Hal tersebut diungkap oleh Polresta Denpasar memastikan Aldi Nababan tewas karena gantung diri.
Bahkan mahasiswa asal Siborong-borong dinyatakan bunuh diri.
Dokter Forensik RS Bhayangkara Medan dr Ismu Rizal mengatakan, pihaknya menyimpulkan ASN tewas akibat mati gantung.
"Kami memiliki kesimpulan bahwasannya korban (Aldi) meninggal akibat mati gantung," ungkapnya saat jumpa pers yang digelar di Mapolresta Denpasar, Rabu 13 Desember 2023 dilansir dari Tribun Medan.
Jumpa pers ini dihadiri langsung oleh Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Bambang Yugo Pamungkas, Kasat Reskrim Polresta Denpasar, satu dokter dari RS Bhayangkara Medan, dan dua dokter dari RSUP IGNG Ngoerah.
Usai dilakukan pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh ASN selain pada bagian leher.
Baca juga: Daftar Lengkap Tim Top Lolos Liga Eropa, Dominasi Wakil Inggris, AS Roma Meringis
Di bagian leher ASN, ditemukan jejak melingkar sementara di bawah telinga kiri, ditemukan adanya ruang kosong dengan bekas serupa dengan abjad V terbalik.
“Kami hanya menjumpai jejak tali yang melingkar di leher dengan menjumpai daerah yang kosong pada bawah telinga kiri seperti huruf V terbalik.
"Setelah lakukan pemeriksaan semuanya, kami tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan selain jejak itu (tali)," ungkapnya.
Saat diterima RS Bhayangkara Medan, jenazah ASN telah mengalami pembusukan dan dalam keadaan telah diformalin.
Disinggung soal kantong zakar ASN yang membengkak, dia mengatakan hal itu terjadi lantaran adanya gas akibat proses pembusukan.
Baca juga: TRAGIS! Ibu Hamil di Baubau Tewas Dianiaya Suami, Sebelum Meninggal Sempat Curhat ke Ortu Angkat
"Jenazah memang sudah mengalami proses pembusukan dan sudah diformalin."
"Pembesaran pada kantong buah zakar. Kami buka, jumlahnya lengkap. Tidak ada tanda-tanda kekerasan. Itu berisi gas-gas pembusukan," jelas dr. Ismu Rizal.
Dokter Forensik RSUP IGNG Ngoerah dr. Dudut Ristiadi mengatakan, pihaknya menemukan adanya luka lecet tekan yang mengitari leher Aldi dari kanan bawah ke kiri atas.
"Dari hasil pemeriksaan luka-luka, kami menemukan adanya luka lecet tekan yang mengitari leher dengan arah miring dari kanan bawah ke kiri atas," jelasnya.
Arah tersebut dikatakan menandakan adanya berat badan yang berperan “aktif bukan tali.
Baca juga: MUI Sumut Sebut Memilih Hukumnya Wajib, Golput Hukumnya Haram
Bila tali yang berperan aktif, maka arah luka lecet dikatakan mendatar.
Dalam kasus gantung diri, dr. Dudut Ristiadi mengatakan berat badan yang memiliki peran aktif.
"Dari arah tersebut, menunjukkan bahwa yang aktif adalah berat badan. Bukan talinya. Kalau yang tali aktif, biasanya arahnya mendatar."
"Kalau kasus gantung, itu yang aktif berat badan," jelasnya.
Lebih jauh, sebelumnya mahasiswa bernama Aldi Sahilatua Nababan (23) ditemukan tak bernyawa dengan luka tak wajar ditubuhnya pada Sabtu, 18 November 2023 lalu sekitar pukul 08.30 WITA.
Mayat korban pertama kali di temukan oleh pemilik Kos bernama Nyoman Risup Artana (43) yang curiga terhadap sekitar kamar korban yang dipenuhi dengan lalat hijau.
Baca juga: 2 Kasus Penyakit Mycoplasma Ditemukan di Medan, Disdikbud Keluarkan SE Terapkan Prokes di Sekolah
Selain itu Nyoman semakin curiga lantaran korban tak memberikan jawaban saat dipanggil.
Kasi Humas Polresta Denpasar AKP I Ketut Sukadi mengatakan awalnya Nyoman Risup Artana (43) yang curiga terhadap sekitar kamar korban yang dipenuhi dengan lalat hijau dan saksi berusaha mengetuk pinti kamar kos korban tetapi tidak ada respon.
AKP I Ketut Sukadi menerangkan bahwa korban ditemukan dalam kondisi terlilit oleh tali tampar ikat.
"Setelah petugas kepolisian datang dan kamar kos dibuka dengan bantuan tukang kunci karena terkunci dari dalam. Saat ditemukan, korban dalam keadaan terlilit tali tampar ikat di dalam kamar kosnya," ungkap Kasi Humas, Rabu 22 November 2023.
Tubuh korban ditemukan tergantung dengan posisi bersandar di pintu kamar sementara kedua kakinya disebut menyentuh lantai.
Baca juga: David Moyes Berjaya Lolos Liga Eropa Bersama Wes Ham, Singgung Juara Musim Lalu
Selain itu, hidung korban dikatakan mengeluarkan darah, adanya proses pembengkakan, dan kulit korban mengeluarkan cairan.
"Korban tergantung nyandar di pintu kamar dengan kedua kaki nyentuh lantai.
Korban sudah mengeluarkan darah dari hidung dan mayat ditemukan proses pembengkakan dan kulit mengeluarkan cairan," jelasnya.
Saat ditemukan jasad korban dalam kondisi mengenaskan, diduga kuat mahasiswa Elizabeth International Bali itu tewas karena dibunuh.
Baca juga: INILAH 13 Poin Pakta Integritas Ijtima Ulama dengan Capres AMIN, Habib Rizieq Shihab Menyusul?
"Alat kelamin pecah dan mengeluarkan darah, sekujur tubuh lebam, mulut dan hidung mengeluarkan darah, engsel siku tangan bergeser. Darahnya mengalir sampai ke teras kosan," sebutnya.
Lebih lanjut, dia mengungkapkan alasan mengapa jasad adiknya itu dibawa sampai ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan.
"Awalnya keluarga berembuk dulu untuk diautopsi karena ada kejanggalan dari awal, tapi karena ada isu dipersulit di sana. Jadi kami pikir dari pada lama menunggu, mending dipulangkan dulu," ucapnya.
Artikel ini diolah Tribuntrends
Baca Berita Tribun Medan Lainnya di Google News
Kasus Kematian Aldi Nababan Ditutup
inilah Hasil Forensiknya
Diduga Akhiri Hidup Alat Vital Rusak
Penyebab tewasnya Aldi Nababan
pemeriksaan keluarga aldi nababan di taput
Tribun Medan
Berita Viral
MENDADAK Ahmad Sahroni Dicopot dari Jabatan Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Nasdem: Rotasi Rutin |
![]() |
---|
Polemik 'Orang Tolol Sedunia', Ahmad Sahroni Dicopot dari Jabatan Wakil Ketua Komisi III DPR RI |
![]() |
---|
Murkanya Presiden Prabowo, Driver Ojol Affan Tewas Dilindas Baracuda Brimob, Umar Dipukuli Aparat |
![]() |
---|
SUARA Keprihatinan MUI dan PGI, Desak Rezim Prabowo Introspeksi Diri dan Usut Kematian Ojol Affan |
![]() |
---|
Rumah Orangtua Pratama Arhan Diserbu Para Gadis, Terkuak Kondisinya Usai Sang Anak Ceraikan Azizah |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.