Satu Keluarga di Malang Tewas

PILU Kondisi Remaja yang Ditinggal Tewas Bunuh Diri Satu Keluarga di Malang,Kini Hidup Sebatang Kara

Sungguh pilu kondisi remaja berinisial K (12) yang ditinggal tewas bunuh diri oleh satu keluarganya di Malang

KOLASE/TRIBUN MEDAN
Pilu kondisi remaja berinisial K (12) yang ditinggal tewas satu keluarganya di Malang. 

Seperti yang diberitakan sebelumnya, satu keluarga tewas di dalam kamarnya, Selasa (12/12/2023).

Ibu dan anak meninggal dengan cara meminum cairan obat nyamuk.

Sedangkan ayahnya, menyayat pergelangan tangan kiri hingga urat nadinya putus.

Diduga, tindakan mengakhiri hidup itu dilakukan karena terlilit utang.

Namun, belum diketahui berapa banyaknya utang yang ditanggung oleh keluarga tersebut hingga memutuskan untuk mengakhiri hidup.

Baca juga: TRAGIS! Ibu Hamil di Baubau Tewas Dianiaya Suami, Sebelum Meninggal Sempat Curhat ke Ortu Angkat

Baca juga: NASIB Pria Ngamuk di Bus Bandara Soekarno Hatta, Ajak Sopir Tabrakkan Kendaraan, Bawa Kembang 7 Rupa

MOTIF Sekeluarga Guru di Malang Sengaja Akhiri Hidup Terkuak

Motif sekeluarga guru di Malang sengaja akhiri hidupnya akhirnya terkuak.

Adapun motif seorang guru SD dan satu keluarganya di Malang yang sengaja mengakhiri hidupnya masih terus didalami oleh polisi.

Meski begitu, baru-baru ini polisi mengungkapkan dugaan sementara motif satu keluarga itu nekat akhiri dirinya yakni persoalan utang dan pinjol.

Kasatreskrim Polres Malang, AKP Gandha Syah Gidayata mengatakan pihaknya menduga satu keluarga di Malang itu mengakhiri hidup didorong oleh persoalan utang.

Dugaan itu disimpulkan setelah polisi melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi.

"Untuk pemeriksaan saksi-saksi, kami menduga kalau Pak W (38) memiliki banyak tanggungan utang kalau berdasarkan pengakuan beberapa saksi yang pernah dimintai tolong mengutanginya," ujar Gandha dilansir Tribun-Medan.com, Kamis (14/12/2023).

Foto seluruh anggota keluarga yang tewas di Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, dan hanya menyisakan satu anak.
Foto seluruh anggota keluarga yang tewas di Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, dan hanya menyisakan satu anak. (IST)

Adapun saksi yang sudah diperiksa polisi, kata Gandha, sebanyak tujuh orang, termasuk AKE (13), anak dari W yang selamat.

Selain itu, ketua RW, tetangga dan rekan kerja korban juga turut diperiksa sebagai saksi. 

Dalam keterangan saksi, sebelum ditemukan tewas, W sempat meminjam utang.

Halaman
1234
Sumber: Warta kota
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved