Satu Keluarga di Malang Tewas
PILU Kondisi Remaja yang Ditinggal Tewas Bunuh Diri Satu Keluarga di Malang,Kini Hidup Sebatang Kara
Sungguh pilu kondisi remaja berinisial K (12) yang ditinggal tewas bunuh diri oleh satu keluarganya di Malang
"Sebelum W meninggal, yang bersangkutan sempat memohon kepada saksi untuk meminjaminya sejumlah uang," ujarnya.
Selain itu, korban juga memiliki utang di bank konvensional.
Meski demikian, hingga saat ini polisi belum mengetahui berapa besaran utang yang menjadi tanggungan W.
Polisi masih melakukan pendalaman atas dugaan motif utang ini.
Soal kemungkinan korban juga terjerat pinjaman online atau pinjol, polisi mengaku belum bisa menyimpulkannya lantaran ponsel korban tidak diketahui hingga saat ini.
"Handphone Pak W hingga saat ini belum diketahui keberadaannya, ini juga didukung oleh kesaksian dari anak perempuannya yang masih hidup yakni AKE, yang bersangkutan ingat pada Minggu (10/12/2023) atau 2 hari kejadian, Selasa pagi, bapak W pernah menyampaikan bahwa ‘Kak, handpone bapak rusak’," bebernya.
Polisi masih terus mencari ponsel milik W.
Diberitakan sebelumnya, satu keluarga di Desa Saptorenggo, Kecamatan Pakis ditemukan tewas di kamar di rumah mereka, Selasa (12/12/2023) sekitar pukul 08.30 WIB
Keluarga yang ditemukan tewas terdiri tiga orang yakni suami, istri dan anak.
Suami itu berinsial W (38), istrinya SL (35) dan anaknya yang berisinial ARE (13).
Sementara AKE yang merupakan saudara kembar ARE selamat lantaran tidur di ruang terpisah.
DISCLAIMER: Berita atau artikel ini tidak bertujuan menginspirasi tindakan bunuh diri.
Pembaca yang merasa memerlukan layanan konsultasi masalah kejiwaan, terlebih pernah terbersit keinginan melakukan percobaan bunuh diri, jangan ragu bercerita, konsultasi atau memeriksakan diri ke psikiater di rumah sakit yang memiliki fasilitas layanan kesehatan jiwa.
Berbagai saluran telah tersedia bagi pembaca untuk menghindari tindakan bunuh diri.
Kontak bantuan
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.