Berita Internasional
Mempelai Wanita Akui Pernah Aborsi, Menangis Minta Maaf dan Berharap Pengantin Pria Menerima Dirinya
Dia menundukkan kepala dan menangis tanpa henti. Wanita itu mengatakan sesuatu yang membuat mempelai pria sangat terkejut dan marah.
Penulis: Rena Elviana Purba | Editor: Randy P.F Hutagaol
Mereka mengaku membesarkan mempelai wanita bukanlah hal yang mudah.
Terlebih lagi jumlah yang diminta dianggap sebagai harga normal pada umumnya.
Akhirnya, keluarga mempelai pria menyadari bahwa ini adalah hal yang penting dalam kehidupan putra mereka.
Oleh karena itu, mereka meminjam uang ke mana-mana untuk mendapatkan uang agar pernikahan berjalan lancar.
Upacara pernikahan pun akhirnya dilaksanakan dan keduanya resmi sebagai suami istri.
Setelah pernikahan, kedua mempelai pulang ke rumah pengantin pria.
Secara mendadak, pengantin wanita menangis tersedu-sedu.
Keluarga pihak pengantin pria bingung dan menduga wanita itu hanya terharu.
Tetapi tangisan wanita itu semakin keras seolah-olah dia melakukan kesalahan.
Pengantin pria membujuknya dan menanyakan apa hal yang mengganggu wanita tersebut.
Lalu mempelai wanita mengakui kebenaran yang mengejutkan.
Dia mengaku telah melakukan banyak aborsi sebelumnya.
Jadi sekarang dia tidak bisa punya anak lagi.
Pengantin wanita berharap suaminya mau menerima hal ini.
Ketika pengantin pria mendengar kebenarannya, dia terdiam.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Mempelai-wanita-akui-pernah-aborsi-dan-tidak-bisa-melahirkan-seorang-anak_.jpg)