Medan Terkini

Dishub Kerahkan Derek untuk Geser Bus Listrik yang Mogok di RS Siti Hajar, Diduga Ini Penyebabnya

Amatan Tribun Medan setelah dua jam bus listrik ini mogok, akhirnya mobil derek pun dikerahkan ke jalan Jamin Ginting untuk evakuasi bus listrik.

|
Penulis: Anisa Rahmadani | Editor: Randy P.F Hutagaol

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Satu unit bus listrik milik Pemko Medan yang mogok di Depan Rumah Sakit Siti Hajar Jalan Jamin Ginting tak kunjung baik.

Amatan Tribun Medan setelah dua jam bus listrik ini mogok, akhirnya mobil derek pun dikerahkan ke jalan Jamin Ginting untuk evakuasi bus listrik.

Ketika tiba, beberapa petugas Dishub Medan dan pihak kepolisian mencari cara agar bus listrik ini bisa di derek.

Namun hingga saat berita ini diturunkan, bus listrik ini tak kunjung diderek. Sementara kondisi arus lalu lintas pun terlihat masih padat merayap.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan juga terlihat sudah hadir beserta pihak teknisi dari PT Calista penyumbang bus Listrik kepada Pemko Medan.

Menurut Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan, Iswar Lubis mengatakan, mobil penderek ini fungsinya hanya untuk menggeser bus listrik ke pinggir atau sisi jalan agar tidak terjadi kemacetan.

Namun nantinya untuk perbaikan bus listrik ini akan dilakukan di tempat. Jika tidak bisa maka akan di bawa ke Pool Bus Listrik di Terminal Medan Amplas.

"Ini mobil penderek kita kerahkan agar bus listrik ini bisa dipinggirkan dulu agar tidak terganggu kendaraan yang melintas. Tapi ini perbaikannya akan dilakukan di tempat. Tapi kalau lama nanti bus listrik ini akan di bawa ke Pool di Terminal Amplas," jelasnya.

Iswar juga menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat. Karena bus listrik yang baru dua hari beroperasi ini sudah ada gangguan.

"Saya sampaikan juga permintaan maaf kepada warga Kota Medan karena bus listrik ini mengalami gangguan. Tetapi ini hanya permasalahan kompresornya saja yang tidak naik karena driver kita tadi ada human eror. Karena ini bus listrik jadi pengaturannya kembali ke awal,"ucapnya.

Menurut Iswar, kronologi kejadian bermula driver dari arah Simpang Lampu Merah Dr Mansyur salah menekan tombol, sehingga di pertengahan Jalan Jamin Ginting bus listrik mati.

Setelah itu, driver mencoba starter ulang namun karena ada kesalahan penekanan tombol, makanya bus listrik ini menjadi kembali ke pengaturan awal.

"Namanya juga bus listrik salah tekan saja itu bisa meriset pengaturan yang telah diseting sebelumnya," jelasnya.

Hal itu diketahui Iswar dari teknisi perusahaan swasta pemilik bus listrik kepada Pemko Medan.

"Itu tadi penjelasan dari teknisi pihak perusahaan ya. Inilah kita tunggu untuk berapa lama siapnya ini masih ditunggu," jelasnya.

(*/Tribun Medan)

Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved