Breaking News

Berita Medan

TAMPANG Preman Sok Jago yang Ancam Bakar Toko Kelontong Jika Tak Diberi Uang, Kini Diburu Polisi

Petugas masih berupaya mencari keberadaan pelaku usai melakukan pengancaman terhadap korban.

Editor: Ayu Prasandi
Instagram
Tangkapan Layar CCTV Preman Paksa Minta Uang dan Ancam Bakar Toko di Jalan Karya Medan 

Karena tak tahan terus diintimidasi, akhirnya penjaga toko memberikan uang sekitar 20-30 ribu.

Bukan berterima kasih secara tulus, malah preman ini memaki penjaga toko dengan kata-kata tak pantas.

"Makasih ya,"kata penjaga toko sambil memberi uang.

"Sama-sama tol,"jawab si preman.

Di video berbeda yang di unggah akun lain, pria yang sama dan disebut kejadian pada 4 Januari 2024 datang meminta uang dengan jaminan sepeda motornya.

Suasana Xinxui Ice Cream di Jalan Karya Jaya, Kecamatan Medan Johor. Lokasi ini merupakan tempat aksi premanisme yang viral di media sosial beberapa waktu lalu, Sabtu (9/12/2023).
Suasana Xinxui Ice Cream di Jalan Karya Jaya, Kecamatan Medan Johor. Lokasi ini merupakan tempat aksi premanisme yang viral di media sosial beberapa waktu lalu, Sabtu (9/12/2023). (TRIBUN MEDAN/FREDY SANTOSO)

Sebelumnya, aksi premanisme juga terjadi di kawasan Medan Johor.

Aksi preman Medan yang meresahkan tersebut viral di media sosial terjadi di toko es krim Xin Xue di kawasan Medan Johor.

Preman tersebut minta uang keamanan sebesar Rp 150 ribu dan jatah es krim setiap bulannya.

Momen itu terekam kamera dan kini beredar viral di medsos.

Terlihat di video, preman itu terlibat cekcok dengan dengan karyawan toko es krim Xin Xue.

"Viral di media sosial, menurut info Abang ini selalu tiap Bulan minta Uang keamanan Rp.150.000/Bulan dan ICE CREAM.

Lokasi : Medan Johor Ice Cream Xin Xue (samping Alfamidi)," demikian narasi dalam keterangan unggahan itu.

Dalam video tersebut, tampak saat itu outlet es krim tersebut sedang sepi pengunjung.

Di dalam hanya ada seorang pria yang mengenakan kaus abu-abu bercampur putih dengan motif garis-garis.

Namun pria yang mengenakan topi tersebut bukan ingin membeli, melainkan memalak karyawan dengan modus meminta uang keamanan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved