Berita Seleb

Pengakuan Dua Warga Sipil Pukuli Asisten Saipul Jamil, Nyelinap Bareng Polisi: Saya Khilaf Emosi

Terkuak ada dua orang sipil yang ikut menganiaya asisten Saipul Jamil yang tengah ditangkap karena kasus narkoba. 

Youtube Intens Investigasi
Terungkap alasan I alias Busuk ikut tangkap Saipul Jamil hingga maki-maki, kini ditetapkan tersangka. 

TRIBUN-MEDAN.com - Terkuak ada dua orang sipil yang ikut menganiaya asisten Saipul Jamil yang tengah ditangkap karena kasus narkoba. 

Dua pria ini ikut dalam penangkapan asisten Saipul Jamil di jalanan. 

Kasus ini sempat bikin heboh lantaran Saipul Jamil berteriak saat polisi melakukan penyergapan. 

Saipul Jamil sempat dibawa kantor Polisi untuk diperiksa dan tes urine. 

Namun semua pemeriksan dinyatakan negatif. 

Padahal dalam penangkapan tersebut, ada dua warga sipil yang ikut melakukan pengeroyokan, mulai dari memiting, memukul, hingga melontari kata-kata tak pantas.

Keduanya adalah I alias Busuk (32) dan RP alias Ucok (26) yang kini ditetapkan sebagai tersangka oleh polisi.

Pasalnya, kedua orang tersebut mengaku melakukan penganiayaan karena kesal telah diserempet oleh asisten penyanyi dangdut tersebut.

Di hadapan awak media, keduanya pun meminta maaf.

"Sebelumnya saya minta maaf atas kejadian itu karena kami khilaf. Sekali lagi saya minta maaf kepada bapak polisi semua, kami telah memukul driver (Steven) itu," kata Busuk mewakili kedua korban. 

Pedangdut Saipul Jamil ditangkap di dekat Halte Busway TransJakarta Jelambar, Grogol Petamburan, Jakarta Barat pada Jumat (5/1/2024) sekitar pukul 15.00 WIB. (Sumber: ANTARA/HO-Polsek Tambora)
Pedangdut Saipul Jamil ditangkap di dekat Halte Busway TransJakarta Jelambar, Grogol Petamburan, Jakarta Barat pada Jumat (5/1/2024) sekitar pukul 15.00 WIB. (Sumber: ANTARA/HO-Polsek Tambora) (Sumber: ANTARA/HO-Polsek Tambora)

Busuk berkata, alasannya nekat ikut mengejar dan mengeroyok Steven adalah karena geram temannya menjadi terluka usai terserempet.

Sementara Steven tetap melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi dan tak bertanggung jawab atas peristiwa tersebut.

"Karena kami menjadi korban tabrak dari dia dan teman kami ada luka, makanya kami emosi ikut bantu ngejar. Sampai di sana dapat, kami langsung masuk dan memukul, karena saya khilaf emosi," jelas Busuk.

"Sekali lagi saya minta maaf kepada supirnya, kepada bapak-bapak, saya minta maaf sedalam-dalamnya agar kami dimaafkan," pungkasnya.

Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol M Syahduddi menyebut jika pihaknya tetap melanjutkan proses hukum pada dua tersangka tersebut.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved