Berita Viral

CERITA David Ozora Bangkit dari Koma Usai Mimpi Bertemu Gus Dur, Ngaku Diantar Pulang

Inilah cerita David Ozora, korban penganiayaan berat yang dilakukan Mario Dandy yang sudah sadar dari koma usai mimpi bertemu dengan Gus Dur dan diant

KOLASE/TRIBUN MEDAN
CERITA David Ozora Bangkit dari Koma Usai Mimpi Bertemu Gus Dur, Ngaku Diantar Pulang 

TRIBUN-MEDAN.COM – Inilah cerita David Ozora, korban penganiayaan berat yang dilakukan Mario Dandy yang sudah sadar dari koma.

David Ozora menceritakan bagaimana dirinya bisa sadar dari koma usai mimpi bertemu dengan Gus Dur.

Kisah tersebut disampaikan David Ozora saat menjadi bintang tamu dalam kanal Youtube The Leonardo's belum lama ini.

Kepada Onadio Leonardo, David Ozora mengungkapkan bahwa sebelum dia sadar dari koma, sempat bertemu dengan Gus Dur di dalam mimpi.

Menurut cerita David Ozora, dia bertemu dengan Gus Dur di Petronas, Malaysia.

Setelah bertemu Gus Dur, David Ozora ngotot ingin mengikuti Gus Dur ke manapun pergi.

"Yang di Petronas itu malah gue ketemu Gus Dur. Ada, ada. Di dalam mimpi gue ketemu Gus Dur," ujar David.

Namun langkahnya dihentikan oleh Gus Dur dan pilih untuk mengantarkan David Ozora kembali.

Pada titik itulah David Ozora kemudian tersadar dari koma yang berlangsung selama dua minggu lebih.

"Habis itu gue ngotot-ngotot mau ikut Gus Dur kan, dia (Gus Dur) bilang kayak, sini gue anterin aja. Terus dianterin. Pas melek, tiba-tiba ada di rumah sakit," kata David Ozora. 

Pengakuan David Ozora Soal Kronologi Dianiaya Mario Dandy, Dijebak Agnes dan Mario, Diancam Ditembak
Pengakuan David Ozora Soal Kronologi Dianiaya Mario Dandy, Dijebak Agnes dan Mario, Diancam Ditembak (YouTube)


Bak pertanda diantarkan untuk kembali sadar, David Ozora pun bersyukur. 

Meski kini sudah terlihat membaik, David Ozora mengaku masih harus menjalani berbagai macam terapi salah satunya terapi musik untuk melatih bicara.

Kondisi David Ozara pun masih dalam proses pemulihan setelah mengalami koma dan trauma berbulan-bulan akibat dianiaya oleh anak Rafael Alun itu. 

"Kondisiku ya udah 70 persen setelah koma," ujar David Ozora.

Akibat penganiayaaan tersebut, David Ozora mengaku efek kejadiannya masih terasa sampai sekarang.

"Di sekolah gue juga nggak bisa nangkep pelajaran, meski pelajaran mudah," ujar David Ozora. 

Meski begitu, David Ozora mengaku saat ini sudah tidak mengalami trauma.

Bahkan David Ozora kerap mendapat candaan dari temannya setelah sembuh dari koma.

Baca juga: PILU! Ibu di Purbalingga Relakan Anak Gadisnya Dirudapaksa Ayah Tiri, Modus Tumbal Pesugihan

Baca juga: Niatnya Nikahi Lelaki Kaya agar Hidup Enak, Wanita Ini Malah Ditipu dan Tanggung Banyak Utang


Dalam pengakuan David Ozara, ia memang pernah menjalin asmara dengan Agnez. 

Akan tetapi hubungan mereka kandas dan Agnez menjalin kisah cinta dengan Mario Dandy.

"Jadi emang gue mantannya Agnez, tapi gue nggak tahu kalau Agnez punya pacar Mario," ujarnya David Ozora.

David Ozora pun lantas menceritakan kronologi penganiayaan itu terjadi.

Saat itu, David Ozora mengaku mendapat chat dari Agnez untuk bertemu.

"Agnez mengatakan ia mau ketemu dan balikin kartu pelajar, tapi yang datang saat itu Agnez naik mobil rubicon bersama Mario Dandy," ujar David Ozora. 

David juga sempat mendapat voice note melalui WhatsApp dari Agnez yang berisi suara Mario Dandy meminta agar David segera menemuinya.

Kondisi terkini David Ozora sudah membaik. Ayah David Jonathan Latumahina membagikan kondisi terkini David. 
Kondisi terkini David Ozora sudah membaik. Ayah David Jonathan Latumahina membagikan kondisi terkini David.  (HO)

Dalam voice note tersebut, Mario Dandy juga mengancam David Ozora.

Mario Dandy sempat menanyakan alasan pertemuan David Ozora dengan Agnez.

"Jadi tanggal 12 Februari Mario tanya ngapain aja saat bertemu Agnez, terus gue jawab dan gue jelasin," kata David Ozora.

Kemudian, Mario Dandy mengancam David Ozora.

"Kalau lu nggak push up, gue tembak, habis itu gue nurut aja, terus gue disuruh sikap tobat, lalu gue plank, saat itu gue nggak tahu kalau gue bakal ditendang," cerita David Ozora.

"Gue juga sempat diancam-ancam juga, lu kalau gak jujur gue tembak, jadi kan gue takut ya gue lakuin aja dari pada gue mati," sambung David Ozora. 

"Tendangan pertama itu gue masih mau bangun, sudah itu ditendang lagi, tendangan ketiga gue gak kuat lagi," tambah David Ozora. 

Baca juga: SOSOK Lydia Octavia Caleg Jargon Mamah Semok Siap Melayani Depok yang Diserang Netizen

Baca juga: PENGAKUAN Pemulung di Mataram Tega Setubuhi Putrinya hingga Melahirkan: Saya Seperti Binatang!

Mental David Ozora Sempat Drop

Kondisi mental David Ozora diungkap sang paman, Rustam Atala saat bersaksi di sidang penganiayaan dengan terdakwa Mario Dandy dan Shane Lukas yang digelar Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada SElasa (18/7/2023). 

Rustam Atala yang memberikan kesaksiannya secara daring mengungkap kondisi mental David Ozora terganggu setelah dianiaya Mario Dandy

Bahkan, David Ozora berperilaku seperti anak kecil. 

Awalnya Rustam Atala ditanya kuasa hukum Shane Lukas mengenai kondisi mental David Ozora. 

"Apakah saudara mengetahui tadi saudara mengatakan ada perubahan mental. Maksudnya saudara mental itu apa?" tanya kuasa hukum Shane Lukas di persidangan.


"Yang pertama waktu saya ketemu David itu dia tidak ingat saya siapa?" jawab Rustam.

"Sekarang ini bagaimana keadaannya," tanya penasihat hukum.

"Kan saya bilang saya belum ketemu David kalau sekarang. Terakhir saya ketemu lebaran," tegas Rustam.

"Yang kami tanyakan saat bertemu lebaran. Bagaimana kondisi mentalnya?" tanya kuasa hukum.

"Mentalnya turun, satu dia (David) tidak kenal saya. Dua saya sebenarnya berat mengatakan ini tapi David seperti orang keterbelakangan (Mental). Beda dari David sebelumnya," jelasnya.
 
"Dia bicara tidak bisa filter, bahkan saya kaget ketika dia bisa ngomong itu. Bahkan dia panggil bapaknya yang dulu biasa bilang Pah gitu, sekarang cuma panggil Jo. Seperti kayak anak kecil," lanjut Rustam.

Atas kesimpulan tersebut, kuasa hukum Shane Lukas protes dengan apa yang disampaikan Rustam.

"Tapi kan saudara bukan ahli atau dokter mengatakan itu keterbelakangan mental itu yang kami tidak terima saudara menyimpulkan itu," protes kuasa hukum.

(*/tribun-medan.com)

 

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter

 

Sumber: Surya
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved