Idul Fitri 2024
Jadwal Idul Fitri 2024 Berdasarkan Keputusan Pemerintah
Menurut Kalender Hijriah Indonesia 2024 1 Syawal atau Idul Fitri dirayakan pada Rabu, 10 April 2024.
Penulis: Rizky Aisyah | Editor: Randy
TRIBUN-MEDAN.COM - Pemerintah telah menetapkan Idul Fitri tahun ini jatuh pada bulan April. Lantas kapan tepatnya?.
Berdasarkan acuan penanggalan Hijriah digunakan untuk menentukan kapan Idul Fitri. Kalender Hijriah adalah sistem kalender yang digunakan oleh umat Islam.
Karena penanggalan ini dihitung berdasarkan peristiwa hijrahnya Nabi Muhammad SAW dari Mekah ke Madinah, maka penanggalan ini dinamakan penanggalan Hijriah.
Selain untuk menentukan kapan Idul Fitri, penanggalan Hijriah juga digunakan untuk menentukan tanggal-tanggal yang berkaitan dengan ibadah dan referensi hari-hari penting bagi umat Islam.
Menurut Kalender Hijriah Indonesia 2024 yang disusun oleh Departemen Agama Islam dan Pengembangan Syari'ah Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia (RI), Ramadhan 2024 dimulai pada tanggal 12 Maret 2024, sementara 1 Syawal atau Idul Fitri dirayakan pada Rabu, 10 April 2024.
Departemen Agama Islam dan Pengembangan Syari'ah di bawah Kementerian Agama telah merilis Kalender Hijriah Indonesia 2024 sebagai acuan hari-hari penting di tahun 2024.
Kalender Hijriah Kementerian Agama RI menetapkan awal puasa tahun 2024 pada tanggal 12 Maret 2024, sedangkan Muhammadiyah menetapkan awal puasa tahun 2024 pada Ramadhan 1446 H atau tanggal 11 Maret 2024.
Perbedaan tersebut dikarenakan pemerintah melalui Kementerian Agama RI masih menggunakan metode Imkanur Rukyah derajat dua, sedangkan Muhammadiyah menggunakan metode perhitungan wujudul hilal.
Idulfitri (bahasa Arab: عيد الفطر) atau Lebaran (istilah di Indonesia) adalah hari raya umat Islam yang jatuh pada tanggal 1 Syawal pada penanggalan kalender Hijriah. Karena penentuan 1 Syawal didasarkan pada fase bulan, maka Idulfitri jatuh pada tanggal yang berbeda-beda setiap tahunnya apabila dilihat dari penanggalan Masehi. Selain itu, cara menentukan permulaan bulan Hijriah juga bervariasi sehingga boleh jadi ada sebagian Muslim yang merayakan Idulfitri pada tanggal Masehi yang berbeda.
Sejarah Idul Fitri
Idul fitri dicetuskan oleh Nabi Muhammad SAW. Menurut tradisi tertentu, festival ini dimulai di Madinah setelah migrasi Nabi Muhammad SAW dari Makkah.
Anas, seorang sahabat nabi Islam yang terkenal, meriwayatkan bahwa, ketika Nabi Muhammad SAW tiba di Madinah, ia menemukan orang-orang merayakan dua hari tertentu di mana mereka menghibur diri dengan rekreasi dan kegembiraan.
Mendengar ini, Nabi Muhammad SAW berkata bahwa Allah telah menggantinya dengan dua hari yang lebih baik: Idulfitri dan Iduladha.
(cr30/tribun-medan.com)
Kisah Dwi Rizky Jalani Lebaran di Jepang, Rindu Momen Berburu THR bersama Keluarga |
![]() |
---|
15 April Jadi Puncak Arus Balik di Tol Belmera, Ini Kata Jasa Marga |
![]() |
---|
Tampilan Baru Penangkaran Buaya Asam Kumbang, Jadi Pilihan Libur Lebaran Warga Medan |
![]() |
---|
Hingga Hari H Idul Fitri 1145 H, ASDP Danau Toba Seberangkan 22.793 Ribu Penumpang |
![]() |
---|
849 Warga Binaan Terima Remisi Idul Fitri 1445 Hijriah di Lapas Siantar |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.